ASN di Makassar Buka Praktik Aborsi, Mahasiswi dan Remaja Hamil Jadi 'Pasiennya'

26 Mei 2025 14:09 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ASN di Makassar Buka Praktik Aborsi, Mahasiswi dan Remaja Hamil Jadi 'Pasiennya'
"Setiap pasien diminta bayar Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta sekali aborsi," kata Kasubdit Resmob Polda Sulsel, Kompol Beny Pornika.
kumparanNEWS
Ilustrasi aborsi. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aborsi. Foto: Shutterstock
Resmob Polda Sulsel membongkar praktik aborsi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aborsi ini dilakukan di penginapan atau hotel.
Kasubdit Resmob Polda Sulsel, Kompol Beny Pornika, mengatakan pihaknya menangkap tiga orang yakni pria berinisial SH (43 tahun), RC (24 tahun), dan FK (22 tahun).
SH merupakan ASN Puskesmas di Makassar, RC merupakan penghubung, FK merupakan mahasiswi S2 di Makassar.
โ€œIya, kami telah melakukan penggerebekan praktik aborsi di penginapan,โ€ kata Benny saat dikonfirmasi, Senin (26/5).
Penggerebekan dan penangkapan itu terjadi pada Minggu malam (25/5).

Aborsi Sejak 2015, Tarif hingga Rp 5 Juta

SH menjalankan praktik aborsi ini sejak tahun 2015. Pasiennya biasanya adalah remaja hamil di luar nikah.
โ€œSH melakukan aborsi di hotel yang telah ditentukan oleh pasien. Kemudian, setiap pasien diminta bayar Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta sekali aborsi,โ€ sambungnya.
SH melakukan aborsi dengan menggunakan obat keras.
Polisi juga menyita barang bukti 7 handphone, 2 alat tes kehamilan, 3 butir obat penggugur kandungan, sarung dan pakaian yang digunakan saat aborsi.
Trending Now