Atap Asrama Putri Ponpes di Situbondo Ambruk: 1 Santriwati Meninggal, 18 Luka

29 Oktober 2025 15:49 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Atap Asrama Putri Ponpes di Situbondo Ambruk: 1 Santriwati Meninggal, 18 Luka
Atap asrama putri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Syekh Abdul Qodir Jaelani, Desa Belimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ambruk pada Rabu (29/10).
kumparanNEWS
Garis polisi di lokasi kejadian atap asrama putri Ponpes Syekh Abdul Qodir Jaelani ambruk, Rabu (29/10/2025). Foto: Novi Husdinariyanto/Antara
zoom-in-whitePerbesar
Garis polisi di lokasi kejadian atap asrama putri Ponpes Syekh Abdul Qodir Jaelani ambruk, Rabu (29/10/2025). Foto: Novi Husdinariyanto/Antara
Atap asrama putri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Syekh Abdul Qodir Jaelani, Desa Belimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ambruk pada Rabu (29/10). Satu santriwati dilaporkan meninggal dunia.
Kapolsek Besuki AKP Febry Hermawan mengatakan peristiwa ambruknya atap asrama putri di pesantren itu terjadi pada Rabu sekitar pukul 01.00 WIB, dan total ada 19 orang santri putri mengalami luka ringan dan satu korban di antaranya meninggal dunia.
"Untuk penanganan peristiwa ini sudah diambil alih oleh Polres Situbondo, dan tadi pagi polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara," kata Febry dilansir Antara.
Febry menyampaikan berdasarkan informasi dari pihak pesantren, insiden ambruknya atap asrama putri itu terjadi setelah sebelumnya di wilayah setempat diguyur hujan deras disertai angin.
"Untuk penanganan selanjutnya sudah diambil alih Polres Situbondo," kata Febry.

19 Luka, 1 Meninggal Dunia

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jaelani, Kiai Hasan mengaku total ada 19 santri yang berada di kamar pondok saat peristiwa terjadi.
Dari 19 santriwati, 14 orang di antaranya mengalami luka ringan, 4 orang dirawat di rumah sakit dan 1 orang meninggal.
"Ini musibah, kami berduka. Dari 19 santri yang sedang berada di lokasi kejadian, satu orang santri putri meninggal," katanya.
Tim Inafis Polres Situbondo saat ini sedang melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP untuk mengetahui penyebab pasti belasan santri yang mengalami luka-luka dan satu di antaranya meninggal.
Santri putri meninggal dunia adalah Putri, warga Dusun Rawan Desa/ Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo.
Trending Now