Banjir Masih Rendam Jalan Pantura Semarang, Banyak Kendaraan Mogok

28 Oktober 2025 11:53 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Banjir Masih Rendam Jalan Pantura Semarang, Banyak Kendaraan Mogok
Banjir masih menggenangi Jalur Pantura di Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Bahkan kedalaman banjir ada yang mencapai 90 meter.
kumparanNEWS
Sejumlah kendaraan melintasi banjir di Jalan Pantura Kaligawe, Kota Semarang, Selasa (28/10/2025) Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan melintasi banjir di Jalan Pantura Kaligawe, Kota Semarang, Selasa (28/10/2025) Foto: Dok. Istimewa
Banjir masih merendam Jalur Pantura di Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Bahkan kedalaman banjir ada yang mencapai 90 meter. Banjir ini mulai terjadi sejak 22 Oktober lalu.
Pada Selasa (28/10) pukul 10.30 WIB, banyak kendaraan yang mogok karena tak kuat menembus banjir.
Petugas kepolisian dan TNI bahu membahu mengevakuasi dan membantu pengendara. Mereka juga menyiapkan perahu karet untuk mengantar nakes dan pasien ke RSI Sultan Agung.
Bertambahnya debit air karena Semarang diguyur hujan sejak pagi hari ini. Padahal kemarin debit air sudah mulai menyusut.

Banjir Hingga 90 Cm

Kapolsek Genuk Kompol Rismanto mengatakan, titik terparah berada di depan RSI Sultan Agung Semarang. Ketinggiannya mencapai 80 hingga 90 sentimeter. Dia menyarankan agar kendaraan kecil mencari jalur alternatif.
"Sepeda motor dan mobil kecil (disarankan) menghindari lewat Jalan Pantura Kaligawe. Ketinggan air di depan RSI mencapai 80 hingga 90 cm," ujar Rismanto, Kamis (28/10).
Sejumlah kendaraan melintasi banjir di Jalan Pantura Kaligawe, Kota Semarang, Selasa (28/10/2025). Foto: Dok. Istimewa
Selain di jalan tersebut, banjir juga merendam Jalan Sembungharjo Kudu Raya. Rismanto meminta masyarakat untuk berhati-hati saaat melintas.
"Tetap berhati-hati untuk melintas," kata Rismanto.
Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara di tengah kondisi cuaca ekstrem.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada, kurangi kecepatan terutama di jalan yang licin dan tergenang air. Jaga jarak aman antar kendaraan, nyalakan lampu utama kendaraan, serta hindari menerobos genangan yang tidak diketahui kedalamannya," tegas Yunaldi.
Satlantas Polrestabes Semarang juga telah disebar di sejumlah titik rawan kemacetan dan genangan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
"Kami terus berupaya menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat," kata Yunaldi.
Trending Now