Banjir Rendam Kaligawe Pantura dan Permukiman Sekitar, 3.000 KK Terdampak
23 Oktober 2025 15:40 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Banjir Rendam Kaligawe Pantura dan Permukiman Sekitar, 3.000 KK Terdampak
Polisi mengimbau masyarakat yang hendak ke Semarang via Demak dan sebaliknya menghindari Jalan Pantura atau Jalan Kaligawe. Mereka diminta melewati daerah Mranggen.kumparanNEWS

Polisi mengimbau masyarakat yang hendak ke Semarang via Demak, Jawa Tengah, dan sebaliknya menghindari Jalan Pantura atau Jalan Kaligawe. Mereka diminta melewati daerah Mranggen.
Genangan air setinggi 20 sampai 70 cm muncul di Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Gayamsari, yang terhubung langsung dengan Jalan Pantura. Karenanya, hanya kendaraan besar seperti truk trailer yang bisa melintas.
"Kita ini mempunyai Jalan arteri Pantura yang memang jalur utama kendaraan besar mau melintas ke arah Demak. Untuk sementara dibilang lumpuh hanya bisa dilewati kendaraan besar," ujar Kapolsek Gayamsari AKP Yuna Ahadiyah di Jalan Kaligawe Raya, Rabu (23/10).
Permukiman Terendam, 3.000 KK Terdampak
Tak hanya itu, air juga merendam permukiman di sekitaran jalan. Ketinggian mencapai 20 hingga 30 cm. Kondisi banjir terparah di Kecamatan Gayamsari berada di Kelurahan Kaligawe, dan Tambakrejo.
"Yang terdampak di Kelurahan Tambakrejo ini 3.000-an KK. Untuk sementara saat ini belum ada yang mengungsi karena mereka sudah terbiasa dengan kondisi ini. Jadi ketika masuk ke dalam rumah sekitar 20 cm itu sudah dianggap biasa," jelas dia.
Ia pun meminta masyarakat untuk menghindari Jalan Kaligawe Raya jika hendak menuju Pantura ke arah Demak. Lebih baik, memutar lewat Pedurungan, Mranggen, kemudian tiba di Onggorawe.
"Jadi setelah rel itu agak tinggi memang. Kita mengarahkan kepada pengemudi kendaraan kecil untuk memutar balik. Kalau mau ke Demak bisa melewati Pedurungan lalu Mranggen," imbuh Yuna.
Pihaknya juga sudah menyiagakan personel yang mengatur lalu lintas dan membantu warga yang terdampak banjir.
"Di kecamatan nanti ada dapur umum kita siapkan di sini ada posko penyaluran makanan karena untuk dampak warga yang kena dampak banjir."
"Kita tidak bisa memperkirakan ketika hujan turun lagi nanti sore juga pasti akan di sini agak lama surutnya paling lama di antara jalur yang lain karena di sini memang paling bawah," kata Yuna.
