Basecamp Pendakian Gunung Slamet via Dipajaya Ditutup Imbas Pendaki Masih Hilang

31 Desember 2025 14:58 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Basecamp Pendakian Gunung Slamet via Dipajaya Ditutup Imbas Pendaki Masih Hilang
Basecamp pendakian Gunung Slamet via Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, ditutup sementara.
kumparanNEWS
Gunung Slamet. Foto: Naufal Abdurrasyid/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Slamet. Foto: Naufal Abdurrasyid/kumparan
Basecamp pendakian Gunung Slamet via Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, ditutup sementara imbas hilangnya pendaki asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18).
Kepala BPBD Kabupaten Pemalang, Andri Adi, mengatakan jalur tersebut ditutup lantaran pengurus dan relawan basecamp memfokuskan upaya pencarian terhadap Syafiq.
β€œHari ini jalur pendakian via Dipajaya ditutup untuk fokus pencarian,” ujar Andri, Rabu (31/12).
Puncak Gunung Slamet. Foto: Naufal Abdurrasyid/kumparan
Ia menyebutkan, puluhan relawan telah diterjunkan untuk melakukan pencarian hingga ke wilayah perbatasan antarkabupaten.
Gunung Slamet sendiri berada di lima kabupaten, yakni Pemalang, Banyumas, Purbalingga, Tegal, dan Brebes.
β€œKami sudah menerjunkan empat tim, namun hingga kini survivor belum ditemukan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan cuaca buruk menjadi salah satu kendala dalam pencarian Syafiq. Sejak pagi, kawasan Gunung Slamet diguyur hujan cukup deras.
β€œJadi memang hari ini hujan terus dan kabutnya lumayan tebal. Medan juga licin dan terjal. Kami minta doanya agar survivor dapat segera ditemukan,” kata Andri.
Trending Now