BGN soal Keracunan Massal MBG di Bandung Barat: Teknik Memasak Tak Sesuai SOP

25 September 2025 14:26 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BGN soal Keracunan Massal MBG di Bandung Barat: Teknik Memasak Tak Sesuai SOP
Badan Gizi Nasional (BGN) menindaklanjuti terkait peristiwa keracunan ratusan siswa di Cipongkor, Bandung Barat.
kumparanNEWS
Anggota TNI bersama relawan mengevakuasi korban keracunan di Posko Penanganan di Kantor Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/9/2025). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Anggota TNI bersama relawan mengevakuasi korban keracunan di Posko Penanganan di Kantor Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/9/2025). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO
Badan Gizi Nasional (BGN) menindaklanjuti terkait peristiwa keracunan ratusan siswa di Cipongkor, Bandung Barat, setelah menyantap makan bergizi gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang menilai, terjadinya keracunan itu diduga berkaitan dengan teknik memasak yang tidak sesuai dengan SOP.
β€œKami temukan di awal, SOP-nya itu ini soal berkait dengan teknik memasak,” kata Nanik kepada wartawan di Cibubur, Kabupaten Bogor, Kamis (25/9).
Nanik menyebutkan, MBG ketika sudah selesai dimasak, seharusnya maksimal diberikan kepada para penerima manfaat maksimal dalam kurun waktu 6 jam.
Suasana proses verifikasi calon mitra program MBG di Artotel Kota Wisata, Cibubur, Kabupaten Bogor, Kamis (25/9/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Sementara di Bandung Barat, diduga durasi dari pembuatan ke penyajian lebih dari 6 jam.
β€œDari dimasak, matang, maksimal, itu harus 6 jam langsung disantap. Artinya, kalau mereka mau memberikan makanan ini jam 7 pagi, atau jam 8 pagi, masaknya harus jam 2,” ucap Nanik.
Nanik menegaskan, BGN sudah mengatur terkait SOP maupun kebersihan dapur. β€œKan ini lama sekali. Berarti terjadi kesalahan SOP. Kami sudah ada SOP-nya dari BGN soal hal ini,” kata Nanik.
Siswa korban keracunan usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) menjalani perawatan medis di Posko Penanganan di Kantor Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/9/2025). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO

Ditetapkan Kejadian Luar Biasa

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan kasus dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa usai menyantap MBG di Kecamatan Cipongkor sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
β€œJadi sekarang juga kita sudah menetapkannya sebagai statusnya KLB supaya penanganannya lebih cepat dan juga lebih menyeluruh seperti itu,” kata Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail di Bandung Barat, dilansir Antara, Rabu (24/9).
Total siswa yang keracunan MBG di Bandung Barat sekitar 500 pelajar dari tingkat PAUD sampai SMA. Para korban MBG dievakuasi ke Puskesmas setempat, yakni Puskesmas Cihampelas, Puskesmas Citalem, dan Puskesmas Cipongkor.
Trending Now