BMKG: Siklon Hayley Picu Hujan Lebat-Gelombang Tinggi di Bali-Nusa Tenggara

29 Desember 2025 15:45 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BMKG: Siklon Hayley Picu Hujan Lebat-Gelombang Tinggi di Bali-Nusa Tenggara
BMKG memperkirakan gelombang tinggi hingga 2,5 meter terjadi di perairan Jawa, Bali, NTB, dan NTT.
kumparanNEWS
Proses pencarian dan evakuasi kapal KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT. Foto: Dok. SAR Maumere
zoom-in-whitePerbesar
Proses pencarian dan evakuasi kapal KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT. Foto: Dok. SAR Maumere
BMKG menyatakan Siklon Tropis Hayley menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia, seperti Bali dan Nusa Tenggara. Siklon ini dinamakan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Australia karena terbentuk di wilayah itu.
Akibat dari Siklon Tropis Hayley, BMKG mencatat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, serta angin kencang terjadi di wilayah-wilayah itu.
Kepala BMKG Teuku Faisal dalam raker dengan Komisi V DPR, Senin (1/12/2025). Foto: Dok DPR RI
β€œMaka ada hujan dengan intensitas sedang-lebat di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Serta angin kencang di NTB dan NTT,” kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam konferensi pers, Senin (29/12).
β€œJuga ada gelombang laut tinggi 1,25 hingga 2,5 meter di perairan-perairan di bagian selatan Jawa, Bali, NTT, maupun NTB,” sambung Faisal.
Faisal mengatakan, Siklon Tropis Hayley berasal dari Bibit Siklon 96S yang terdeteksi pada 25 Desember. Dari situ, siklon semakin besar dan dampaknya diprediksi akan dirasakan di wilayah Bali-Nusa Tenggara.
Sejumlah wisatawan membawa papan selancar berjalan menuju ke tengah laut saat berlibur di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (25/9/2023). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/Antara Foto
β€œItu sudah terbentuk pada 25 Desember pukul 01:00 WIB. Di mana awalnya bibit siklon 96S itu kita deteksi pada 25 Desember, kemudian baru pada 26 Desember, dinyatakan sudah dewasa sehingga dinamakan Siklon Tropis Hayley oleh Australia,” ungkapnya.
Faisal berharap berbagai peringatan dini yang disampaikan BMKG bisa jadi acuan warga dan pihak lainnya dalam beraktivitas. Kewaspadaan terhadap cuaca buruk harus ditingkatkan di tengah kondisi sekarang ini.
β€œHarapannya bukan untuk menurunkan jumlah wisatawan ke daerah-daerah wisata, tapi untuk memberikan kewaspadaan,” pungkas dia.
Trending Now