BNPB: 4 Korban Longsor Tambang di Cirebon Masih Dicari

2 Juni 2025 19:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BNPB: 4 Korban Longsor Tambang di Cirebon Masih Dicari
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
kumparanNEWS
Suasana pencarian korban longsor di area galian C penambangan batu, Gunung Kuda, Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pencarian korban longsor di area galian C penambangan batu, Gunung Kuda, Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Foto: kumparan
Empat korban tanah longsor di Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, masih belum ditemukan. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
β€œYang tercatat masih hilang, masih masuk dalam daftar pencarian orang di SAR dan tim yang bekerja di lapangan itu tinggal 4 orang,” kata Abdul dalam konferensi pers virtual, Senin (2/6).
Abdul berharap pencarian terhadap keempat korban yang hilang bisa segera diselesaikan dalam waktu dekat.
β€œKita harapkan tentu saja meskipun ditetapkan masa tanggap darurat 7 hari dari saat kejadian artinya sampai Jumat minggu ini, kita harapkan sisa 4 korban ini memang sudah semua. Tidak ada tambahan daftar pencarian orang itu sudah kita bisa selesaikan dalam satu dua hari,” ujar dia.
β€œKita doakan supaya tim bisa optimal di lapangan,” tambahnya.
Petugas gabungan dengan alat berat mencari korban longsor yang tertimbun bebatuan di lokasi galian C, Cipanas, Dukuhpuntang, Kab. Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025). Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Sebelumnya, hingga Senin (2/6) pukul 15.00 WIB, total korban tewas mencapai 21 orang akibat longsor di lokasi ini.
Salah satu korban tewas yang ditemukan hari ini bernama Sudiono (51), warga Dusun Girinata, Kecamatan Dukupuntang. Sementara satu orang lainnya belum dapat teridentifikasi.
"Tadi identitas korban sempat tidak diketahui karena rusaknya sidik jari korban. Setelah menggunakan alat khusus, petugas DVI Polri berhasil mengungkap identitasnya," ujar Koordinator Lapangan BPBD Kabupaten Cirebon, Faozan.
Pencarian korban longsor juga masih belum dapat dilakukan secara maksimal hingga hari keempat, Senin (2/6).
Kondisi medan yang tidak stabil akibat longsor susulan menjadi kendala utama, mengancam keselamatan tim penyelamat.
Trending Now