BNPB: Mayoritas Daerah di Sumatera Sudah Beralih ke Transisi Darurat

9 Januari 2026 18:32 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BNPB: Mayoritas Daerah di Sumatera Sudah Beralih ke Transisi Darurat
Ada 4 kabupaten/kota di Aceh yang masih memperpanjang status tanggap darurat bencana.
kumparanNEWS
Prajurit TNI membersihkan lumpur di halaman Kantor Bupati Aceh Tamiang, Aceh, Senin (29/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
zoom-in-whitePerbesar
Prajurit TNI membersihkan lumpur di halaman Kantor Bupati Aceh Tamiang, Aceh, Senin (29/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Penanganan bencana di Sumatera belum berhenti. Kondisi di berbagai daerah juga semakin baik. Ini membuat mayoritas daerah menurunkan status bencana menjadi transisi darurat.
Kapusdatin BNPB Abdul Muhari mengatakan, untuk di Aceh, dari 18 kabupaten/kota, 14 di antaranya sudah beralih ke status transisi darurat.
"Hari ini yang sudah bergeser dari tanggap darurat, ke transisi darurat itu 14 daerah. 4 Masih memperpanjang status tanggap darurat," kata Muhari dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (9/1).
"Itu ada di Aceh Tengah, Gayo Luwes, Aceh Tamiang, Pidie Jaya. Ini daerah yang kita fokuskan pemulihan akses jalan darat dan distribusi logistik terutama bagi mereka yang lokasinya jauh dari posko kabupaten/kota," tambah dia.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan perkembangan harian mengenai penanganan bencana Sumatra di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (9/1/2025). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
Di sisi lain, Pemprov Aceh juga memperpanjang masa tanggap darurat untuk 14 hari ke depan mulai 8-22 Januari 2026. Muhari mengatakan, ini dilakukan karena masih ada 4 kabupaten/kota yang memperpanjang status tanggap darurat.
"Pencarian korban masih terus dilakukan karena masih diperpanjang status tanggap darurat," tutur dia.
Sementara, di Sumatera Utara dan Sumatera Barat sudah mengubah status ke transisi darurat. Dengan begitu, proses pencarian korban sudah dihentikan.
"Tapi, tim SAR stand by. Artinya, bila ada informasi dari masyarakat, ada informasi lokasi, posisi yang mungkin diidentifikasi sebagai korban maka tim SAR akan mencari di titik tersebut," ucap dia.
Trending Now