BRIN soal Meteor Terlihat di Langit Cirebon: Biasa dan Tak Berbahaya

6 Oktober 2025 14:20 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BRIN soal Meteor Terlihat di Langit Cirebon: Biasa dan Tak Berbahaya
Meteor tersebut terekam jatuh di Laut Jawa, bukan permukiman penduduk.
kumparanNEWS
Ahli astronomi dari BRIN, Prof Thomas Djamaluddin Foto: BRIN TV
zoom-in-whitePerbesar
Ahli astronomi dari BRIN, Prof Thomas Djamaluddin Foto: BRIN TV
Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Professor Thomas Djamaluddin menyimpulkan cahaya dan dentuman yang terdengar di wilayah Cirebon, Jawa Barat ada Minggu (5/10) malam adalah meteor.
Meteor tersebut terekam melintasi langit Cirebon lalu jatuh di Laut Jawa, bukan permukiman penduduk.
Thomas menjelaskan, meteor yang jatuh di Cirebon tergolong meteor biasa atau tidak langka. Meski ukurannya cukup besar.
"Tergolong biasa, karena waktu dan titik jatuh bisa kapan saja dan di mana saja," kata Thomas melalui pesan singkat, Senin (6/10).
Thomas menambahkan, suara dentuman keras terjadi karena meteor tersebut menghantam laut. Namun menurut catatannya, tidak pernah terjadi meteor jatuh di permukiman.
"Ya, tidak bahaya, kecuali kalau titik jatuhnya di wilayah pemukiman (tetapi blm ada dalam catatan sejarah)," katanya.
"Tapi, semakin besar ukurannya, getaran makin besar," sambung dia.
Ia menjelaskan, meteor berukuran kecil bisa jatuh tiap hari. Namun saat melewat atmosfer lalu ke bumi, meteor itu akan terhempas.
"Yang berukuran seperti kerikil bisa tiap hari. Yang berukuran lebih besar makin jarang. Meteor yang cukup besar menimbulkan gelombang kejut mungkin setiap 10 tahun sekali di suatu tempat di bumi," urainya.
"Makin besar makin jarang berpapasan dengan bumi karena jumlah di antariksa juga makin kurang," tutup dia.
Sebelumnya, warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dikejutkan oleh terdengarnya suara dentuman keras yang disertai cahaya menyerupai bola api pada Minggu (5/10) sekitar pukul 19.00 WIB. Benda menyerupai bola api itu terlihat melintas di langit daerah Kecamatan Lemahabang dan sekitarnya, membuat warga heboh dan penasaran.
Trending Now