Cak Imin Ungkap Presiden Semangat Gulirkan Program SMK Go Global

3 Desember 2025 21:50 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cak Imin Ungkap Presiden Semangat Gulirkan Program SMK Go Global
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengungkapkan program SMK Go Global disambut baik oleh Prasiden Prabowo.
kumparanNEWS
Menko PM Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam acara Workshop Kepala Sekolah Untuk Program SMK Go Global di Makassar, Rabu (3/12/2025). Foto: YouTube/Kemenko Pemberdayaan Masyarakat
zoom-in-whitePerbesar
Menko PM Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam acara Workshop Kepala Sekolah Untuk Program SMK Go Global di Makassar, Rabu (3/12/2025). Foto: YouTube/Kemenko Pemberdayaan Masyarakat
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengungkapkan program SMK Go Global disambut baik oleh Presiden Prabowo. SMK Go Global ialah program untuk mempersiapkan siswa SMK agar dapat bekerja di luar negeri, namun tidak di sektor domestik.
Cak Imin mengatakan terdapat 1,6 juta lulusan SMK yang menganggur. Peluang untuk bekerja ada, tapi sayangnya kemampuan yang dimiliki kerap tidak sesuai dengan kebutuhan industri.
"Hampir 2 juta lapangan kerja menghadapi keadaan itu, maka kita lakukan langkah-langkah yang paling mendesak adalah agar bagaimana matching antara lulusan SMK dengan kesempatan bekerja yang penuh harapan di luar negeri. Dan lulusan-lulusan SMK yang 1,6 juta orang itu tentu perlu dipersiapkan dengan baik," kata Cak Imin saat Workshop Kepala Sekolah untuk Program SMK Go Global di Makassar, Rabu (3/12).
Kondisi itu, kata Cak Imin, dilaporkan ke Prabowo dan disambut dengan baik. Prabowo meminta agar peluang kerja yang terbuka itu diisi oleh anak-anak Indonesia.
"Presiden sangat bersemangat bahkan dengan penuh sungguh-sungguh Beliau minta kepada kita semua untuk mengisi peluang itu dan menyiapkan dana yang dibutuhkan agar peluang itu terbuka," tutur Cak Imin.
Lebih lanjut, Cak Imin mengingatkan bahwa lulusan SMK yang kemampuannya sudah meningkat dan bekerja di luar negeri tidak memberikan pemasukan ke negara. Pendapatan mereka akan diberikan untuk keluarga masing-masing.
"Uang masuk dari pekerja kita di luar negeri ke Tanah Air itu bukan devisa, tapi remitansi yaitu penghasilan yang dikirim ke keluarganya bukan di visa yang masuk ke negara. Beliau bilang, 'saya lebih tahu dari Anda, saya sudah banyak di luar negeri, yang saya senang itu adalah berapa pun rupiah yang dikeluarkan negara asal kembali untuk keluarga dan rakyat secara langsung itulah yang kita akan harapkan'" tutur Cak Imin menyampaikan pesan Prabowo.
Cak Imin senang dengan respons tersebut. Ia pun yakin dengan program ini jumlah pengangguran bisa berkurang.
"Awalnya saya mengusulkan 300 lulusan SMK untuk bisa dipersiapkan ke luar negeri, Beliau minta 500. Hari berikutnya kontak lagi kalau bisa 1 juta, berapa pun biayanya kalau perlu Beliau bilang gitu," tutur Cak Imin.
"Nah, dengan semangat itulah kita telusuri satu per satu akhirnya kita sudah mempersiapkan dan insyaallah akhir tahun ini sudah mulai P2MI, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran ini untuk mempersiapkan sistem dan mekanisme rekrutmen penempatan dan pemberian beasiswa untuk persiapan bekerja ke luar negeri," pungkas Cak Imin.
Trending Now