Cara Macan Tutul di Lembang Zoo Kabur: Jebol Atap Kandang karena Stres

28 Agustus 2025 19:36 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cara Macan Tutul di Lembang Zoo Kabur: Jebol Atap Kandang karena Stres
Macan tutul yang dievakuasi dari Kuningan ke lokasi karantina Lembang Park & Zoo lepas dari kandang karena stres.
kumparanNEWS
Ilustrasi macan tutul Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi macan tutul Foto: Dok. Istimewa
Macan tutul yang dievakuasi dari Kuningan ke lokasi karantina Lembang Park & Zoo lepas dari kandang karena stres. Informasi ini disampaikan oleh Humas Lembang Park & Zoo, Miftah Setiawan, pada konferensi pers.
"Karena sifatnya hewan liar, ia mengalami stres dan berhasil kabur dari karantina," kata Miftah, Kamis (28/08).
Miftah menjelaskan, macan tutul itu tiba dari Kuningan dua hari lalu. Hari ini, kata Miftah, seharusnya adalah hari ketiga karantina sebelum pelepasliaran. Namun, pada hari kedua, macan tutul tersebut mengalami stres.
"Sampai pukul 4 dini hari tadi masih terpantau ada, tapi menjelang pagi macan tersebut menjebol atap kandang karantina dan keluar," ungkap Miftah.
Miftah mengatakan, gerakan macan tutul tersebut terekam kamera pengawas di area dalam. Dugaan awal, macan tersebut berkeliaran di area dalam sebelum keluar area karantina.
"Namun sifat dasarnya, macan cenderung menghindari manusia," kata Miftah.
Humas Lembang Park & Zoo Miftah Setiawan, Kamis (28/8/2025). Foto: Linda Lestari/kumparan
Sebelumnya, macan tutul tersebut dievakuasi dari Kuningan setelah ditemukan di Kantor Desa Kutamandarakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Agus Arianto mengatakan hewan tersebut dievakuasi ke Lembang Park & Zoo.
"Sementara waktu kita diperawatkan di mitra kami yang kemarin ikut serta melakukan penanganan di Lembang Zoo," kata Agus saat dihubungi kumparan pada Rabu, (27/08).
Kepala Badan BKSDA Jabar Agus Arianto (tengah) dalam konferensi pers macan tutul lepas di Lembang Park & Zoo, Kamis (28/08/2025). Foto: Linda Lestari/kumparan
Agus juga mengungkapkan telah mempersiapkan pelepasliaran macan tutul tersebut. Saat ini, BBKSDA sedang mengobservasi satwa dan calon habitat pelepasannya.
"Kalau untuk habitatnya di-assesment untuk menilai kelayakan, baik dari sisi kepadatan populasi macan tutul yang ada di sana, kemudian juga dari sisi faktor hewan mangsanya gitu ya dari sisi habitat, itu sudah dilakukan kajian oleh teman-teman dari Taman Nasional," ungkap Agus.
Trending Now