Cerita KSAL Laksamana Yudo soal Mahapatih Gajah Mada

13 Mei 2022 15:56 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cerita KSAL Laksamana Yudo soal Mahapatih Gajah Mada
KSAL Laksamana Yudo bertutur soal sosok Mahapatih Majapahit Gajah Mada. Kata dia, Gajah Mada bisa sukses menyatukan nusantara yang kaya dengan berbagai budaya.
kumparanNEWS
Laksamana TNI Yudo Margono saat dikukuhkan menjadi Warga Kehormatan Puri Ageng Blahbatuh, bertempat di Puri Ageng Blahbatuh, Jalan Udayana, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali. Rabu (11/05) kemarin. Foto: Dok. dispenal42 mabesal
zoom-in-whitePerbesar
Laksamana TNI Yudo Margono saat dikukuhkan menjadi Warga Kehormatan Puri Ageng Blahbatuh, bertempat di Puri Ageng Blahbatuh, Jalan Udayana, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali. Rabu (11/05) kemarin. Foto: Dok. dispenal42 mabesal
KSAL Laksamana Yudo bertutur soal sosok Mahapatih Majapahit Gajah Mada. Kata dia, Gajah Mada bisa sukses menyatukan nusantara yang kaya dengan berbagai budaya.
Seperti disampaikan dalam siaran pers TNI AL, Jumat (13/5), Laksamana Yudo menyampaikan hal itu saat dianugerahi pin emas sebagai Kesatria Padma Nusantara.
"Gajah Mada telah berhasil mempersatukan Nusantara di mana daerah kekuasaan Majapahit saat itu mencakup Sumatera semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua hingga sebagian Kepulauan Filipina yang memiliki berbagai budaya," beber Yudo saat dikukuhkan menjadi Warga Kehormatan Puri Ageng Blahbatuh, di Puri Ageng Blahbatuh, Gianyar, Bali pada Rabu (11/5).
Menghargai berbagai budaya menjadi kunci untuk bersatunya nusantara.
Laksamana TNI Yudo Margono usai dikukuhkan menjadi Warga Kehormatan Puri Ageng Blahbatuh. Foto: Dok. dispenal42 mabesal
Karena itu juga, Laksamana Yudo dalam berbagai kesempatan berupaya mengangkat kearifan lokal yang merupakan bagian dari budaya masyarakat Indonesia dengan menampilkannya pada acara-acara tertentu di Jajaran TNI AL.
Di antaranya pentas pagelaran Wayang Kulit yang diadakan saat peringatan hari jadi Kotama-kotama TNI AL dan siaran Wayang Kulit di Radio JJM. Bahkan Laksamana Yudo telah membuat rekaman suaranya dalam Gending Jalesveva Jayamahe.
"Penguatan kearifan lokal sangat diperlukan dalam membangun Nusantara," ungkap Laksamana TNI Yudo Margono
KSAL juga dalam kesempatan itu dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Puri Ageng Blahbatuh.
Yudo menuturkan, pengukuhan ini sebagai kepercayaan, kehormatan, kebanggaan, yang tentunya akan memberikan implikasi tanggung jawab selaku Kepala Staf Angkatan Laut maupun pribadi untuk dapat mencurahkan perhatian dan segala daya upaya bersama pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat Bali untuk bahu-membahu membangun serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali.
Laksamana TNI Yudo Margono saat dikukuhkan menjadi Warga Kehormatan Puri Ageng Blahbatuh, bertempat di Puri Ageng Blahbatuh, Jalan Udayana, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali. Rabu (11/05) kemarin. Foto: Dok. dispenal42 mabesal
"Dan mempertahankan budaya asli daerah dan menyaring kebudayaan luar yang tidak sesuai dengan norma dan adat yang berlaku di negara kita, khususnya pulau Bali," urai dia.
Yudo melanjutkan, keharmonisan budaya serta alam Bali beserta seluruh isinya sangat penting dalam pembangunan Bali dalam segala aspek.
β€œBahkan peran tersebut bukan hanya terbatas pada lingkup Bali, namun juga Indonesia bahkan dunia, sebab Bali juga mengakomodasi kepentingan nasional hingga internasional, seperti even-even penting berskala nasional maupun internasional," ujar KSAL.
Trending Now