Dandi Ngaku Jadi Polisi, Tipu Ojol di Jakut: Motor dan HP Dibawa Lari

6 November 2025 15:28 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dandi Ngaku Jadi Polisi, Tipu Ojol di Jakut: Motor dan HP Dibawa Lari
Dandi Maulana alias Muhammad Yusuf Maulana alias Dobleh (25), warga Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, ngaku sebagai anggota polisi. Dia menipu tukang ojek online, hingga akhirnya ditangkap.
kumparanNEWS
Pencuri motor dengan modus mengaku polisi di Jakarta Utara. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pencuri motor dengan modus mengaku polisi di Jakarta Utara. Foto: Dok. Istimewa
Dandi Maulana alias Muhammad Yusuf Maulana alias Dobleh (25), warga Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, ngaku sebagai anggota polisi. Dia menipu tukang ojek online, hingga akhirnya ditangkap.
Dandi berpura-pura sebagai anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Bermodal KTA (Kartu Tanda Anggota) palsu dan airsoft gun, Dandi berlagak seperti polisi beneran.
"Pelaku menghentikan korban yang berprofesi sebagai ojek online, lalu meminta diantar ke kawasan Kalijodo dengan dalih akan melakukan penangkapan kasus narkoba," kata Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, dalam keterangannya, Kamis (6/11).
"Untuk meyakinkan korban, pelaku bahkan menunjukkan kartu identitas anggota Polri palsu dan membawa airsoft gun," tambahnya.
Ilustrasi di borgol. Foto: Shutterstock

Modus Kejar Pelaku Narkoba

Agus mengatakan setibanya di lokasi, Dandi meminjam motor dan ponsel korban dengan alasan hendak mengejar pelaku narkoba.
Tapi, Dandi kemudian hilang. Dia melarikan diri membawa barang berharga korban. Merasa ditipu, korban melaporkan kasus ini ke Polsek Metro Penjaringan.
Dandi akhirnya ditangkap pada Minggu (2/11) sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Hasil pemeriksaan urine, pelaku positif menggunakan narkoba jenis amphetamine dan methamphetamine.
Barang bukti kasus pencurian motor dengan modus mengaku polisi di Jakarta Utara. Foto: Dok. Istimewa

Ternyata Residivis

Polisi gadungan itu juga diketahui merupakan residivis kasus penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor pada tahun 2020 di wilayah Kalideres dan Cengkareng.
β€œPelaku mengaku sudah melakukan aksi serupa sebanyak empat kali di wilayah Penjaringan. Dua unit motor hasil kejahatan sebelumnya telah dijual kepada seseorang berinisial F yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata Agus.
Kini Dandi masuk ke kantor polisi. Tapi bukan sebagai anggota polisi, melainkan pelaku tindak kejahatan.
Barang bukti kasus pencurian motor dengan modus mengaku polisi di Jakarta Utara. Foto: Dok. Istimewa
Polisi tengah mengembangkan kasus tersebut dan memburu pelaku lain yang terlibat aksi kejahatan tersebut.
β€œKami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai anggota Polri. Apabila ada tindakan mencurigakan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat,” tandas Agus.
Trending Now