Dasco hingga Ibas Hadiri Munas VI PKS
28 September 2025 19:58 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Dasco hingga Ibas Hadiri Munas VI PKS
Adapun Munas VI PKS tersebut bertemakan 'Kokoh Bersama, Majukan Indonesia'. Munas tersebut sekaligus untuk mengukuhkan pengurus PKS periode 2025-2030.kumparanNEWS

Sejumlah pimpinan dan petinggi partai politik (parpol) turut menghadiri agenda Musyawarah Nasional (Munas) VI PKS, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (28/9).
Dalam pantauan di lokasi, para pimpinan dan petinggi parpol mulai berdatangan secara bergantian. Tampak hadir Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, yang datang bersamaan dengan Sekjen Partai NasDem, Hermawi Taslim.
Kemudian, disusul oleh Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron; Ketua Fraksi PDIP DPR RI, Utut Adianto; Ketum PKB Muhaimin Iskandar; Wakil Ketua Umum PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal; Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas.
Lalu, juga tampak Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad; Sekjen Partai Golkar, Sarmuji; Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, serta Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar.
Sebelumnya, Presiden PKS, Al Muzammil Yusuf, menyebut bahwa dalam Munas tersebut, para pimpinan parpol akan diberikan ruang berdialog dan kesempatan untuk memberikan pandangannya.
"Nanti malam juga kita akan memberikan kesempatan kepada para pimpinan partai politik, lembaga negara untuk membuka dialog itu, dan mudah-mudahan bisa kita lanjutkan," ucap Muzammil dalam jumpa pers.
"Dan kita akan melanjutkan juga tradisi kita untuk silaturahmi ke berbagai partai politik yang belum kita jumpa," imbuhnya.
Adapun Munas VI PKS tersebut bertemakan 'Kokoh Bersama, Majukan Indonesia'. Munas tersebut sekaligus untuk mengukuhkan pengurus PKS periode 2025-2030, baik di tingkat pusat maupun daerah.
"Kita telah mengukuhkan kepengurusan resmi DPP Dewan Pimpinan Pusat, MPP Majelis Pertimbangan Pusat, dan DSP Dewan Syariah Pusat untuk periode kepengurusan 2025-2030," tutur Muzammil.
"Dan ini juga kelanjutan dari pengesahan kepengurusan di tingkat provinsi, 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota yang berlangsung pada kira-kira sebulan lalu," pungkasnya.
