Demo 9 Hari Gen Z di Madagaskar: 22 Orang Tewas, Presiden Bubarkan Pemerintah
3 Oktober 2025 15:13 WIB
ยท
waktu baca 3 menitDiperbarui 14 Oktober 2025 7:45 WIB

Demo 9 Hari Gen Z di Madagaskar: 22 Orang Tewas, Presiden Bubarkan Pemerintah
Gen Z di Madagaskar memimpin demo karena kesalahan dalam tata kelola pemerintah hingga pemutusan aliran listrik dan air. kumparanNEWS

Kelompok anak muda Gen Z memimpin demo di Madagaskar โ negara di Afrika bagian tenggara โ yang berlangsung selama 9 hari sejak 25 September. Demo ini dipicu karena gen Z menilai ada kesalahan dalam tata kelola pemerintah hingga pemutusan aliran listrik dan air.
Dikutip dari The Guardian, 22 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka dalam demonstrasi. Presiden Madagaskar, Andry Rajoelina, kemudian memutuskan membubarkan pemerintah.
Ini merupakan demonstrasi terbesar di Madagaskar dalam beberapa tahun terakhir, serta merupakan tantangan serius yang dihadapi Rajoelina setelah kembali terpilih sebagai presiden pada 2023.
"Kami mengakui dan meminta maaf apabila anggota pemerintah tidak menjalankan tugas yang diembankan kepada mereka," kata Rajoelina dalam pidato yang disiarkan TV pemerintah, Televiziona Malagasy.
"Saya memahami kemarahan, kesedihan, dan kesulitan yang timbul oleh masalah pemadaman listrik dan pasokan air. Saya mendengar semua seruan, saya merasakan penderitaan, saya memahami dampaknya dalam kehidupan sehari-hari," lanjutnya.
Rajoelina mengatakan ingin menciptakan ruang dialog dengan para gen Z dan menjanjikan langkah-langkah untuk mendukung bisnis yang terdampak akibat penjarahan.
Meski demikian, langkah Rajoelina membubarkan pemerintahan tidak menenangkan massa. Ribuan orang kembali turun ke jalan di beberapa kota, kali ini menuntut agar Rajoelina mundur sebagai presiden.
"Rajoelina, enyahlah!" tulis spanduk yang dibawa oleh demonstran, dikutip dari AFP. Massa bahkan menyebut Rajoelina "pembunuh".
Demonstrasi terjadi di kota Antsiranana dan Toliara. Di kota Toliara, misalnya, para demonstran membawa peti mati tiruan dan menyelenggarakan pemakaman simbolis untuk Rajoelina. Demo juga terjadi Sambava yang dikenal sebagai penghasil vanila dan penghasil devisa utama bagi Madagaskar.
"Kami hanyalah anak muda yang siap mengubah sejarah Madagaskar," kata seorang demonstran.
"Kami siap dan berdiri untuk negeri kami. Kami memanggil Anda, kami memiliki perjuangan untuk dipimpin. Perjuangan melawan kehancuran masa depan kami, perjuangan untuk keturunan kami. Kami tidak lagi pantas mendapatkan Madagaskar seperti yang ada saat ini.
Sekilas Madagaskar
Madagaskar adalah negara pulau yang terletak di Samudra Hindia, di lepas pesisir timur Afrika. Dikenal juga sebagai pulau terbesar keempat di dunia.
Negara ini terkenal dengan keanekaragaman hayatinya yang luar biasa, dengan sekitar 90% flora dan fauna (termasuk hewan ikoniknya, lemur) bersifat endemik atau hanya ditemukan di sana.
Keunikan satwa endemik Madagaskar, seperti lemur, menjadi inspirasi utama bagi Hollywood untuk memproduksi film animasi terkenal 'Madagascar'.
Secara budaya dan linguistik, Madagaskar juga unik karena penduduknya (Malagasi) memiliki keterkaitan genetik dan bahasa yang kuat dengan masyarakat Austronesia dari Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Ibu kotanya adalah Antananarivo.
