Demo Gen Z Peru Ricuh dan 1 Orang Tewas, Pemerintah Berlakukan Keadaan Darurat

17 Oktober 2025 15:45 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Demo Gen Z Peru Ricuh dan 1 Orang Tewas, Pemerintah Berlakukan Keadaan Darurat
Peru memberlakukan keadaan darurat di ibu kota Lima setelah demo anti-pemerintah ricuh dan menimbulkan korban jiwa.
kumparanNEWS
Demonstran bentrok dengan polisi anti huru hara dalam protes terhadap meningkatnya kejahatan, ketidakamanan ekonomi, dan korupsi, sehari setelah Presiden Jose Jeri memperkenalkan kabinetnya, di Lima, Peru, Rabu (15/10/2025). Foto: Sebastian Castaneda/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Demonstran bentrok dengan polisi anti huru hara dalam protes terhadap meningkatnya kejahatan, ketidakamanan ekonomi, dan korupsi, sehari setelah Presiden Jose Jeri memperkenalkan kabinetnya, di Lima, Peru, Rabu (15/10/2025). Foto: Sebastian Castaneda/REUTERS
Pemerintah Peru memberlakukan keadaan darurat di Lima setelah demo anti-pemerintah yang berlangsung selama berminggu-minggu berakhir ricuh dan menimbulkan korban jiwa. Polisi menembak mati seorang demonstran dan lebih dari 100 orang terluka dalam demo ricuh di dekat gedung Kongres pada Rabu (16/10) kemarin.
"Kami akan mengumumkan keputusan untuk memberlakukan keadaan darurat setidaknya di Metropolitan Lima," kata kepala kabinet, Ernesto Alvarez, dalam konferensi pers, dikutip dari AFP, Kamis (17/10).
Koresponden AFP mengungkapkan demo awalnya berlangsung damai. Namun, bentrokan pecah setelah sejumlah demonstran mencoba menerobos pagar pembatas di sekitar gedung Kongres.
Demonstran yang lain melemparkan batu dan menyalakan kembang api. Polisi pun merespons dengan menembakkan gas air mata.
Seorang demonstran mengibarkan bendera Peru di samping api unggun saat mahasiswa, pekerja serikat, dan anggota kelompok sipil dan politik melakukan protes di Lima, Peru, Rabu (15/10/2025). Foto: Angela Ponce/REUTERS
Namun, upaya membubarkan massa berubah jadi tragedi berdarah setelah seorang demonstran tewas akibat tembakan polisi. Korban yang diketahui bernama Eduardo Ruiz (32) itu menjadi orang pertama yang tewas dalam demo yang dimotori oleh Gen Z itu.
Kepala Kepolisian Peru kemudian mengungkap anggotanya dari direktorat penyelidikan kriminal diyakini menjadi pelaku penembakan. Yang bersangkutan telah ditahan dan diberhentikan dari jabatannya.
Setidaknya 113 orang yang terdiri dari 84 anggota polisi dan 29 warga sipil terluka dalam demonstrasi kemarin.
Trending Now