Demo Gen Z Tuntut Reformasi Kesehatan-Pendidikan di Maroko Ricuh, 3 Orang Tewas

3 Oktober 2025 12:11 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Demo Gen Z Tuntut Reformasi Kesehatan-Pendidikan di Maroko Ricuh, 3 Orang Tewas
3 orang demonstran tewas saat mengikuti aksi demo Gen Z menuntut reformasi sektor layanan kesehatan dan pendidikan di Maroko.
kumparanNEWS
Sejumlah Demonstran menggelar aksi unjuk rasa yang dipimpin oleh pemuda yang menuntut pendidikan dan layanan kesehatan yang lebih baik di pusat kota Casablanca, Maroko, Kamis (2/10/2025). Foto: Stringer/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah Demonstran menggelar aksi unjuk rasa yang dipimpin oleh pemuda yang menuntut pendidikan dan layanan kesehatan yang lebih baik di pusat kota Casablanca, Maroko, Kamis (2/10/2025). Foto: Stringer/Reuters
Demo yang dipimpin Gen Z menuntut reformasi sektor layanan kesehatan dan pendidikan di Maroko masih berlangsung. Perdana Menteri Maroko Aziz Akhannouch mengatakan tiga orang demonstran tewas saat mengikuti aksi demo.
"Kami sayangnya mencatat tiga orang tewas selama demonstrasi," kata Akhannouch dalam keterangannya, dikutip dari AFP, Jumat (3/10).
Pasukan keamanan membubarkan dan menangkap pengunjuk rasa dalam demonstrasi menuntut reformasi layanan kesehatan dan pendidikan di Rabat, Maroko, Sabtu (27/9/2025). Foto: AP Photo
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri mengatakan ketiga demonstran tewas setelah mencoba menyerbu kantor polisi pada Rabu (1/10) malam. Dua demonstran yang lebih dulu dilaporkan tewas ditembak oleh petugas kepolisian. Petgas kepolisian menuduh demonstran membawa senjata tajam.
Kelompok penggerak demo ini, GenZ 212, mendesak demonstran tidak melakukan kekerasan dan menjalankan aksi dengan damai sebagai bagian dari perwujudan tuntutan yang beradab dan bertanggung jawab.

Polisi Maroko Tangkap Ratusan Demonstran

Sejumlah Demonstran menggelar aksi unjuk rasa yang dipimpin oleh pemuda yang menuntut pendidikan dan layanan kesehatan yang lebih baik di pusat kota Casablanca, Maroko, Kamis (2/10/2025). Foto: Stringer/Reuters
Per Rabu (1/10) malam, lebih dari 400 orang ditangkap selama demo. Hampir 300 orang yang sebagian besar pasukan keamanan terluka saat mengamankan demonstrasi.
Kementerian Dalam Negeri juga mengatakan 80 fasilitas umum dan swasta dirusak. Ratusan mobil juga dilaporkan dirusak.
Demonstrasi yang berakhir bentrok terjadi di berbagai kota, termasuk di Sidi Bibi. Demonstran membakar kantor pusat komunitas lokal.
Sementara di kota Sale, saksi mata melihat beberapa orang yang memakai jaket hoodie membakar dua mobil polisi dan sebuah kantor cabang.
"Anak-anak muda yang saya lihat merusak barang di Sale tidak ada hubungannya dengan GenZ 212. Mereka adalah preman muda yang datang dengan tujuan merusak," kata warga setempat, Hicham Madani.

Sekilas Maroko

Raja Maroko Mohammed VI. Foto: AFP/FADEL SENNA
Maroko, dengan nama resmi Kerajaan Maroko (Al-Mamlakah al-Maghribiyah), adalah sebuah negara di Afrika bagian utara.
Kerajaan ini dipimpin Raja Mohammed VI sebagai kepala negara dan PM sebagai kepala pemerintahan. Kota-kota terkenal Maroko adalah Marrakesh, Fes, Casablanca, Rabat, Chefchaouen, Tangier, dan Essaouira.
Nama Casablanca populer di Indonesia karena ada nama jalan besar bernama Casablanca di Jakarta. Nama jalan ini diberikan sebagai tanda persahabatan antara Indonesia dan Maroko.
Sebagai balasan, Maroko juga memiliki nama jalan di ibu kotanya, Rabat, yang dinamakan "Rue Soekarno" (Jalan Soekarno). Hubungan ini terjalin sejak masa kepresidenan Bung Karno dan Raja Hassan II pada tahun 1960-an.
Trending Now