Denmark Tuduh Aktor Negara di Balik Penampakan Drone Misterius, Apakah Rusia?
26 September 2025 11:41 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Denmark Tuduh Aktor Negara di Balik Penampakan Drone Misterius, Apakah Rusia?
Denmark dalam laporannya kepada NATO mengatakan penampakan drone misterius di wilayah udaranya dilakukan oleh aktor negara.kumparanNEWS

Denmark telah melaporkan ke NATO terkait penampakan drone misterius di wilayah udaranya. Denmark bahkan mengatakan kepada NATO ada aktor negara bertanggung jawab atas penampakan drone, yang membuat dua bandara di negaranya tutup.
Dikutip dari Reuters, Jumat (26/9), penampakan drone membuat bandara Aalborg yang digunakan untuk penerbangan komersial dan militer tutup selama 3 jam. Sementara bandara Billund, bandara terbesar kedua di Denmark, tutup selama satu jam. Kedua bandara itu dibuka kembali pada Kamis (25/9) pagi waktu setempat.
"Pemerintah Denmark mengatakan aktivitas negara yang mengoperasikannya (drone)," kata Menteri Luar Negeri Latvia, Baiba Braze, saat diwawancara di sela Sidang Umum PBB di New York.
Kepala Badan Intelijen Pertahanan Denmark, Thomas Ahrenkiel, mengatakan masih belum jelas siapa yang ada di balik peristiwa itu dan enggan menyebut apakah ada aktor negara yang dicurigai.
Meski demikian, Kepala Badan Keamanan dan Intelijen Denmark, Finn Borch, mengatakan bahwa aktivitas rahasia Rusia menimbulkan ancaman keamanan.
"Risiko spionase Rusia tinggi. Hal yang sama berlaku untuk risiko sabotase Rusia. Kami telah melihatnya di mana-mana di Eropa, dan ini berlaku di sini juga," kata Borch.
Rusia Membantah
Kedutaan Besar Rusia di Copenhagen membantah tuduhan bahwa Rusia terlibat dalam penampakan drone di Denmark. Menurut mereka, tuduhan itu tidak masuk akal.
Menteri Pertahanan Denmark mengatakan penampakan drone itu merupakan serangan hibrid, menggabungkan taktik militer dan rahasia, dan bertujuan menyebarkan ketakutan.
Penampakan drone di Denmark dua kali terjadi pada Senin (22/9) dan Kamis (24/9). Bagi sejumlah pejabat di Eropa, penampakan drone itu merupakan bagian dari pola gangguan Rusia yang mengungkap kerentanan wilayah udara Eropa di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan NATO.
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menghubungkan penampakan drone yang menutup bandara Copenhagen pada Senin lalu dengan dugaan aktivitas drone Rusia di seluruh Eropa. Namun, dia tidak menyertakan bukti atas dugaannya itu.
