Desak-desakan, Penumpang Pilih Duduk di Lantai Stasiun Juanda-Manggarai
5 Oktober 2025 14:14 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Desak-desakan, Penumpang Pilih Duduk di Lantai Stasiun Juanda-Manggarai
Warga begitu antusias datang ke HUT ke-80 TNI di Monas. Imbasnya, stasiun penuh.kumparanNEWS

Sejumlah penumpang KRL memilih duduk lesehan atau ngemper di berbagai stasiun di Jakarta, seperti Manggarai, Gondangdia, dan Juanda, pada Minggu (5/10).
Mereka mengaku kelelahan akibat padatnya penumpang di kereta. Ada pula yang kelelahan usai menghadiri perayaan HUT ke-80 TNI di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Banyak penumpang tampak beristirahat di lantai stasiun. Bahkan, ada yang membawa perbekalan dan dimakan di sana.
Di Stasiun Juanda, Sariani (30), penumpang asal Pondok Ranji, mengaku masih menunggu temannya yang terpisah usai berkunjung ke Monas sejak pagi.
โDari Pondok Ranji. Ini mau pulang ke Pondok Ranji,โ katanya saat di Stasiun Juanda, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (5/10).
โAku tadi jam 6 (berangkat), nyampe jam 7 lewat kayaknya. Pulang dari Monasnya tadi jam 11-an,โ lanjutnya.
Sariani menuturkan, kepadatan di area Monas dan stasiun membuatnya terpisah dari temannya. Ia mengaku sempat antre lama untuk bisa masuk ke stasiun karena akses hall bawah yang diberlakukan sistem buka-tutup.
โIya, aduh, ramai banget, padat. Ada (ngantre) satu lebih apa dua jam ya. Dari luar kan ditutup dulu tadi depan situ, ditutup. Yang di bawah ditutup baru dibuka,โ tambahnya.
Ia bersama anaknya pun memilih menunggu di lantai stasiun sambil beristirahat lantaran sudah kelelahan.
โYa udah capek banget makanya,โ ucap Sariani.
Sementara itu di Stasiun Manggarai, sepasang suami istri, Rafiq (34) dan Ratna (26) yang membawa anaknya juga tampak beristirahat di lantai depan lift. Mereka baru saja turun dari KRL arah Bogor dan hendak melanjutkan perjalanan ke Tangerang.
โOh, benar-benar kami tadi keluarnya itu juga susah, udah penuh orang gitu ya, penuh sesak gitu,โ kata Rafiq saat ditemui di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.
โDi setiap stasiun, di titik-titik stasiun juga udah padat penumpang gitu kan. Jadi masuk terus, masuk terus gitu ya. Sampai desak-desakan di dalam kereta karena saking penuhnya,โ lanjutnya.
Rafiq mengatakan, mereka berhenti sejenak di Manggarai untuk istirahat karena kelelahan, terutama anaknya yang mulai rewel akibat kondisi kereta yang penuh.
โIya, istirahat dulu. Capek soalnya. Apalagi karena kan kita bawa anak gitu ya. Nah, kita biar agak santai aja gitu ya,โ ujarnya.
โAlhamdulillah kalau yang bawa anak biasa diprioritaskan. Jadi masih dapet duduk, tapi saya nya berdiri,โ tambah dia.
Rafiq menambahkan, awalnya ia berencana mampir ke Monas untuk melihat perayaan HUT ke-80 TNI, namun membatalkannya karena situasi yang terlalu ramai.
โIya, tadinya niat awalnya gitu, mau mampir ah sekalian main ke Monas. Tapi ngeliat ramainya, terus macet dan lain-lain, nggak sanggup deh,โ kata Rafiq.
โNggak nyangka bakal sepenuh ini, kasihan juga anak-anak. Takutnya nanti pas pulangnya malah desak-desakan lagi. Ini aja udah capek. Mau istirahat aja,โ pungkasnya.
