Di Hadapan Almuzammil, AHY Guyon Kenang Tim 8 di Pilpres 2024

25 November 2025 20:39 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Di Hadapan Almuzammil, AHY Guyon Kenang Tim 8 di Pilpres 2024
AHY menyebut bahwa tim 8 tersebut sebagai kenangan sekaligus sejarah dalam perpolitikan di Indonesia, khususnya bagi kedua partai.
kumparanNEWS
Ketum Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpidato dalam silaturahmi kebangsaan antara DPP PKS dan DPP Partai Demokrat, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (25/11/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketum Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpidato dalam silaturahmi kebangsaan antara DPP PKS dan DPP Partai Demokrat, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (25/11/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Partai Demokrat menggelar silaturahmi dengan jajaran petinggi DPP PKS, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, hari ini, Selasa (25/11). Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melontarkan candaan dengan mengenang tim 8 saat Pilpres 2024 lalu.
"Bapak-Ibu sekalian masih ingat ini? Masih ingat tim 8? Kok pas, ya, 8 angkanya, ya?" ujar AHY dalam pidatonya yang disambut gelak tawa dari jajaran Partai Demokrat dan PKS.
AHY menyebut bahwa tim 8 tersebut sebagai kenangan sekaligus sejarah dalam perpolitikan di Indonesia, khususnya bagi kedua partai.
"Ini adalah kenangan tapi juga sejarah, betul? Sejarah yang indah karena selalu ada hikmah dari itu semuanya," ucap dia.
Sambil mengenang tim 8 tersebut, AHY pun membuat pantun dan menyampaikannya di hadapan jajaran petinggi kedua partai.
"Sehingga, saya terbesit untuk membuat sebuah pantun melihat foto ini. Jangan lupa cakepnya," ujar AHY.
"Dulu kita bersatu di perubahan; apa kata pisah di tengah jalan. Yang penting jaga silaturahmi dan persahabatan; karena untuk Indonesia kita satu harapan dan tujuan," imbuhnya.
Lebih lanjut, AHY pun mengaku bersyukur kedua partai kembali bersatu dengan bergabung bersama di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Jadi, tentunya kita bersyukur kini kita bersatu kembali bersinergi berkolaborasi dalam pemerintahan," tutur dia.
"Saya rasa tidak ada cita-cita lain selain kita ingin terus berkontribusi untuk masyarakat bangsa dan negara yang kita cintai bersama ini," pungkasnya.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyambut kedatangan Presiden PKS Almuzzammil Yusuf di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (25/11/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Sekilas Tim 8
Adapun tim 8 merupakan bentukan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang berperan penting dalam mendukung pemenangan Anies Baswedan sebagai bakal capres saat Pilpres 2024 lalu.
Delapan orang anggota tim ini terdiri dari perwakilan masing-masing partai yang tergabung dalam KPP.
Ketua DPP NasDem, Willy Aditya, dan anggota DPR Sugeng Suparwoto menjadi perwakilan NasDem. Sementara itu dari Demokrat, ada Sekjen Teuku Riefky Harsya dan politisi Iftitah Sulaiman Suryanegara; sedangkan dari PKS adalah Wakil Ketua Majelis Syuro, Sohibul Iman, dan Ketua DPP PKS bidang hukum, Al-Muzammil Yusuf.
Selain dari perwakilan partai, Anies yang tak tergabung dengan partai mana pun itu juga meletakkan "orangnya" di Tim 8. Mereka adalah mantan Menteri ESDM, Sudirman Said, dan Dadang Dirgantara.
Saat itu, Anies digadang-gadang akan menggandeng AHY sebagai cawapres pendampingnya di Pilpres 2024 lalu. Seiring berjalannya waktu, hal tersebut gagal hingga berujung Demokrat batal mendukung Anies. Pada Pilpres 2024 itu, Demokrat akhirnya berlabuh mendukung paslon Prabowo-Gibran.
Trending Now