Di Jatim, Total 9 Petugas KPPS dan 2 Linmas TPS Meninggal

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemungutan suara di TPS. Dok: Anggi Dwiky/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemungutan suara di TPS. Dok: Anggi Dwiky/kumparan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat ada 9 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan 2 petugas Linmas TPS di Jatim yang meninggal dunia dalam Pemilu 2024 ini.

Komisioner Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim, Rochani, mengatakan data tersebut merupakan hasil komulatif hingga Jumat (16/2).

"9 KPPS dan 2 Linmas TPS ya," ujar Rochani kepada kumparan, Jumat (16/2).

Berikut laporan petugas KPPS dan petugas Linmas TPS yang meninggal dunia hingga Jumat (16/2):

KPPS

  • Kabupaten Banyuwangi 1 orang KPPS

  • Kabupaten Jember 1 orang KPPS

  • Kota Malang 1 orang KPPS

  • Kota Surabaya 2 orang KPPS

  • Lamongan 1 orang KPPS

  • Kabupaten Malang 1 orang KPPS

  • Kabupaten Ponorogo 2 orang KPPS

Linmas

  • Kota Madiun 1 orang linmas

  • Kabupaten Tuban 1 orang linmas

Rochani menjelaskan, penyebab meninggalnya petugas KPPS itu karena ada beberapa faktor.

Contohnya seperti petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Jember bernama Mustakim (53), yang meninggal karena tersetrum listrik mikrofon (mic) saat menyiapkan pelaksanaan pencoblosan di TPS 35 Desa Wringinagung pada Rabu (14/2).

Ilustrasi pemungutan suara di TPS. Dok: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Kemudian, Danang Arya Saputra (20), petugas KPPS di Desa Ngendut, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, yang meninggal dunia karena kecelakaan motor saat hendak melakukan rapat persiapan pada Kamis (8/2), dan beberapa penyebab lainnya.

"Kalau dari kronologi kejadian masing-masing, memang ada beberapa faktor penyebab yang berbeda, misalnya kecelakaan kendaraan, terkena sengatan listrik saat cek sound, memiliki riwayat penyakit bawaan diabet-hipertensi," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya saat ini masih terus melakukan pendataan terkait dengan petugas yang meninggal dunia dan sakit selama proses Pemilu 2024 ini.

"Sampai saat ini kami sedang melakukan monitoring kondisi kesehatan dan keselamatan jajaran penyelenggara Pemilu, khususnya KPPS dan Linmas TPS di seluruh Jatim," ungkap dia.

Ilustrasi pemungutan suara di TPS. Dok: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Selain itu, KPU Jatim juga melakukan proses penyaluran santunan kepada petugas yang meninggal dunia. "Dalam proses (penyaluran santunan)," ujarnya.

Trending Now