Esai Foto: Dari Timur untuk Negeri, Harmoni Industri dan Kehidupan di Pulau Obi
28 September 2025 10:10 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Esai Foto: Dari Timur untuk Negeri, Harmoni Industri dan Kehidupan di Pulau Obi
Produksi nikel sulfat dan kobalt sulfat oleh PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel) di Pulau Obi, Maluku Utara.kumparanNEWS

Produksi nikel sulfat dan kobalt sulfat dahulu hanya sebatas mimpi bagi Indonesia. Kini, berkat teknologi high pressure acid leaching (HPAL), impian itu menjadi nyata di Pulau Obi, Maluku Utara. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel) tampil sebagai pionir, menghadirkan bahan baku utama baterai mobil listrik langsung dari tanah air.

Di balik terobosan itu lahir tantangan baru yaitu slag nikel, sisa peleburan bijih nikel kadar tinggi melalui teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF). Jika menumpuk, slag berisiko menimbulkan masalah lingkungan.
Harita Nickel berinovasi menyulap butiran granular tersebut menjadi bahan konstruksi bernilai, mulai dari batako beton, baja anti karat, jalan internal, hingga terumbu karang buatan yang memberi napas baru bagi ekosistem laut.
Transformasi tak hanya terjadi di ranah industri. Di pesisir Obi, masyarakat Desa Kawasi kini menapaki babak baru setelah direlokasi ke Kawasi Baru. Hunian permanen berjumlah 259 unit berdiri kokoh, tentunya ditunjang batako yang terbuat dari slag nikel.
Pemukiman Kawasi Baru dilengkapi sekolah dari tingkat dasar hingga menengah, puskesmas, serta rumah ibadah yang nyaman. Kehidupan lebih teratur, anak-anak bisa belajar dengan layak, Kawasi Baru bukan sekadar pemukiman, melainkan rumah bagi mimpi yang tumbuh kembali.
Komitmen keberlanjutan juga menyentuh lahan bekas tambang. Saat dinyatakan selesai ditambang, area tersebut direklamasi menjadi ruang hidup baru. Dinamai Pit Komodo, di sana pepohonan kembali menjulang, burung-burung berkicau, dan alam perlahan pulih.
Upaya ini diperkuat dengan pembangunan Loji Central Nursery, rumah pembibitan modern seluas 2,8 hektare dengan kapasitas 400.000 bibit per tahun. Dilengkapi greenhouse, sistem irigasi otomatis, hingga material daur ulang dari slag nikel, fasilitas ini menjadi pusat lahirnya kehidupan baru. Hingga kini, lebih dari 231 hektare lahan pascatambang berhasil direhabilitasi, meningkat dari 201,06 hektare di tahun sebelumnya.
Di balik geliat industri, Pulau Obi tetap memelihara keindahan alamnya. Danau Karo, sumber air utama bagi masyarakat, terus dijaga kualitasnya oleh tim Health, Safety, and Environment Harita Nickel. Danau ini juga menjadi rumah bagi flora dan fauna endemik, simbol keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian hayati.
Dari jantung timur Nusantara, Pulau Obi menunjukkan bahwa hilirisasi industri bisa berjalan seiring dengan kepedulian pada manusia dan lingkungan, sebuah harmoni untuk masa depan yang berkelanjutan.
