Fadli Zon Bicara Progres Calon Pahlawan Nasional: Ada 24 Nama Prioritas
5 November 2025 17:56 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Fadli Zon Bicara Progres Calon Pahlawan Nasional: Ada 24 Nama Prioritas
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan perkembangan proses penetapan calon penerima gelar pahlawan nasional tahun 2025.kumparanNEWS

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan perkembangan dari proses penetapan calon penerima gelar pahlawan nasional tahun 2025.
Ia menyebut, dari total 49 nama yang sedang dikaji Dewan Gelar Tanda Kehormatan (GTK), kini mengerucut menjadi 24 nama prioritas yang tengah dibahas lebih lanjut.
βSekarang tentu karena kita juga mendekati Hari Pahlawan, kita telah menyampaikan ada 24 nama dari 49 itu yang menurut Dewan GTK memerlukan, telah diseleksi mungkin bisa menjadi prioritas,β kata Fadli kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/11).
Dalam laporan Fadli Zon ke Prabowo memang ada penambahan 9 nama lagi di luar 40 nama calon pahlawan yang sudah diajukan ke Dewan Gelar Tanda Kehormatan.
Fadli menjelaskan, proses seleksi dilakukan bersama tim dewan gelar kehormatan berdasarkan kelayakan dan syarat administratif.
βJadi telah diseleksi tentu berdasarkan, kalau semuanya memenuhi syarat ya, jadi tidak ada yang tidak memenuhi syarat, semua yang telah disampaikan ini memenuhi syarat,β ucapnya.
Meski demikian, ia menegaskan tidak semua nama prioritas tersebut akan diumumkan tahun ini.
βTidak selalu yang diusulkan, termasuk melalui proses ini, sesuai dengan jumlah pengusulannya,β ujarnya.
Soeharto Memenuhi Kriteria
Salah satu nama yang kembali masuk dalam daftar usulan adalah Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Ketua Dewan Gelar Kehormatan ini mengatakan, Soeharto termasuk yang memenuhi syarat, meski sempat menuai penolakan dari sejumlah pihak.
βUntuk nama-nama itu memang semuanya seperti saya bilang itu memenuhi syarat ya, termasuk nama Presiden Soeharto itu sudah tiga kali bahkan diusulkan ya,β katanya.
Sebelumnya, Kementerian Sosial menyerahkan 40 nama calon penerima gelar pahlawan nasional kepada Dewan Gelar.
Nama-nama tersebut dikaji secara menyeluruh sebelum diumumkan Presiden Prabowo Subianto saat Hari Pahlawan 10 November 2025.
