Fakta-fakta Kebakaran yang Hanguskan Ratusan Kios di Pasar Induk Kramat Jati

16 Desember 2025 7:42 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fakta-fakta Kebakaran yang Hanguskan Ratusan Kios di Pasar Induk Kramat Jati
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyematan (Kasudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Muchtar Zakaria menyebut api bersumber dari sebuah toko plastik.
kumparanNEWS
Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati. Foto: Dok. Istimewa
Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, terbakar, Senin (15/12) pukul 07.24 WIB. Sebanyak 19 damkar dikerahkan ke lokasi.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, mengatakan kebakaran ini diduga dipicu dari salah satu kios buah. Para pedagang sempat panik, apalagi saat terdengar suara ledakan.
"Peristiwa ini, yang diduga dimulai dari kios pepaya dengan material semi-permanen yang mudah terbakar, telah menimbulkan kepanikan di kalangan pedagang dan warga setempat, termasuk suara ledakan yang terdengar dua kali," kata Chico dalam keterangannya.
Chico mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah provinsi untuk melakukan penanganan peristiwa kebakaran itu. 19 unit Damkar telah dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses pemadaman.
"Kepada seluruh pedagang, warga, dan keluarga yang terdampak, kami menyampaikan solidaritas penuh dan komitmen untuk memulihkan aktivitas pasar secepat mungkin. Tetap tenang, patuhi imbauan petugas, dan hindari area kejadian demi keselamatan bersama," katanya.
Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati: 350 Kios Hangus, Tak Ada Korban
Petugas pemadam kebakaran menyisir area terdampak kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (15/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Kebakaran melanda Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin (15/12), tepatnya di Los C2 atau lapak buah. Sebanyak 350 kios terbakar.
β€œYa, 350 kios jumlahnya yang ada di gedung C2,” ucap Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, di lokasi usai kejadian.
β€œYa, semuanya (kios) buah. Buah semuanya yang ada di gedung C2 ini,” tambahnya.
Sementara, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
β€œJadi korban jiwa maupun luka tidak ada ditemukan dan semuanya alhamdulilah sehat dan selamat,” ucap Alfian.
Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 07.15 WIB dan api membesar pada pukul 07.24 WIB. Api berasal dari bagian atas gedung pasar itu.
Damkar: Sumber Api yang Sebabkan Pasar Kramat Jati Terbakar dari Toko Plastik
Petugas pemadam kebakaran menyisir area terdampak kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (15/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyematan (Kasudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Muchtar Zakaria menyebut api bersumber dari sebuah toko plastik.
β€œ(Sumber api berasal dari) ini nih, toko plastik ini nih,” ucap Muchtar saat ditemui di lokasi usai kejadian.
Muchtar menjelaskan, api cepat membesar karena adanya gudang karbit dan tumpukan kertas di toko plastik itu.
β€œItu, jadi ada gudang karbit itu. Jadi penyimpan karbit. Kemudian tumpukan tumpukan kertas. Jadi harus kita bongkar sampai tuntas. Kalau nggak, nyala lagi, nyala lagi,” jelas Muchtar.
β€œMakanya tadi kita pakai robotik lagi. Kita masukin lagi. Secara manual kita agak lama. Prosesnya emang berat. Lalu kita lakukan apa? Dengan menggunakan robotik. Sudah tuntas,” tambahnya.
Pramono Pastikan Kerugian Kebakaran Pasar Kramat Jati Ditanggung Asuransi
Petugas pemadam kebakaran menyisir area terdampak kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (15/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut, kerugian akibat kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati ditanggung oleh asuransi.
β€œJadi, saya barusan ngecek dan sudah ada datanya, Dirut Pasar Jaya (Agus Himawan) telah memberi laporan bahwa untuk kerugian itu karena diasuransikan. Dengan demikian, di-cover oleh asuransi untuk yang kebakaran di Kramat Jati,” ujar Pramono di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (15/12).
Pramono menjelaskan, asuransi tersebut dipastikan mencakup kerugian atas barang dagangan para pedagang. Namun, ia belum dapat memastikan apakah uang tunai milik pedagang yang ikut terbakar juga masuk dalam pertanggungan asuransi.
β€œYang itu saya nggak tahu, ya, tetapi yang jelas pasti yang menyangkut barang dagangan,” tutur Pramono.
Terkait dampak kebakaran terhadap ketersediaan pangan di Jakarta, Pramono memastikan kondisi stok masih aman dan tidak memicu kenaikan harga.
Trending Now