Fakta-fakta Teror Scamming via SMS dan Telepon yang Diungkap Komdigi

15 November 2025 9:50 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fakta-fakta Teror Scamming via SMS dan Telepon yang Diungkap Komdigi
Dirjen Ekosistem Ruang Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menyebut kerugian dari penipuan melalui SMS dan telepon mencapai Rp 7 triliun pada tahun 2025.
kumparanNEWS
Ilustrasi penipuan melalui smartphone. Foto: panuwat phimpha/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penipuan melalui smartphone. Foto: panuwat phimpha/Shutterstock
Dirjen Ekosistem Ruang Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menyebut kerugian dari penipuan melalui SMS dan telepon mencapai Rp 7 triliun pada tahun 2025.
Komdigi pun akan meminta operator seluler untuk membangun infrastruktur anti-scam untuk mengurangi banyaknya penipuan.
โ€œNah, bagaimana kita melakukan pencegahan ini kan hal yang selanjutnya. Ada dua hal. Yang pertama mungkin yang business responsibility daripada operator seluler itu harus kita ajak lah mereka supaya be more responsible terhadap bisnis yang mereka jalankan,โ€ ucap Edwin di Kantor Komdigi, Jakarta, Jumat (14/11).
โ€œMereka harus protect customer mereka. Caranya bagaimana? Dalam waktu dekat nanti akan Ibu Menteri (Meutya Hafid) sendiri yang akan mengumumkan mereka diminta untuk membangun infrastruktur ataupun anti-scam technology-nya mereka,โ€ tambahnya.
Menurut Edwin, banyak modus penipuan melalui seluler adalah menggunakan nomor yang di-masking. Para operator pun diminta agar memikirkan bagaimana cara agar masking nomor tak bisa dilakukan.
โ€œJadi untuk menindunginya jangan sampai spam call yang menggunakan masking, nomor-nomor yang di-masking. Sekarang ada trendnya nih masking jadi pakai nomor dalam negeri pakai teknologi SIP trunking keluar masuk lagi dengan nomor yang ter-cover melalui MSS. Nah, ini yang mereka diminta untuk develop ini,โ€ ucap Edwin.
โ€œNah, dari sisi policynya bagaimana? Policy kan Komdigi. Nah, dua hal yang kita review. Yang kita review adalah bagaimana proses masking itu, nomor-nomor itu bisa terjadi dan hal apa yang kita bisa lakukan supaya itu tidak bisa terjadi lagi di kemudian hari atau memperkecil ruang itu,โ€ tambahnya.
Komdigi Sebut Kerugian dari Penipuan via SMS dan Telepon Capai Rp 7 Triliun
Dirjen Ekosistem Digital Kemkomdigi Edwin Hidayat Abdullah di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Jumat (16/5/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Edwin Hidayat Abdullah, menyebut sebesar 65 persen pengguna seluler mendapatkan SMS hingga telepon penipuan minimal satu minggu sekali pada tahun 2024.
Menurutnya, banyak di antara 65 persen pengguna seluler itu termakan bujuk rayu penipu, sehingga total kerugian dari penipuan mencapai Rp 7 triliun pada tahun 2025.
โ€œYang kena ada yang report, dan ada yang tidak report. Tapi so far tahun ini aja, yang sudah mereport terjadinya loss dan scam ini sampai Oktober itu Rp 7 triliun. Bayangkan Rp 7 triliun,โ€ ucap Edwin di kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat pada Jumat (14/11).
Menurut Komdigi, dari Rp 7 triliun itu, hanya sekitar 5,4 persen yang berhasil dikembalikan.
โ€œBanyak sekali. Total kerugian 7 triliun dan 367,5 miliar. Yang berhasil dikembalikan itu cuma 367 (miliar),โ€ ucap Edwin.
Komdigi Soal Penipuan Marak: Gampang Ganti Nomor, Sehari 1 Juta Nomor HP Baru
Komdigi menyebut salah satu penyebab maraknya penipuan melalui SMS dan telepon adalah mudahnya membuat nomor baru di Indonesia. Bahkan, katanya, dalam satu hari bisa ada 1 juta nomor baru yang dibuat.
โ€œKenapa (mudah terjadi penipuan)? Karena Indonesia ini, kalau dia namanya generate ya, orang ganti nomor itu di Indonesia itu gampangnya luar biasa. Saya pernah iseng ngecek dalam satu bulan, belum lama, beberapa bulan yang lalu. Saya cek daily,โ€ ucap Edwin di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat pada Jumat (14/11).
โ€œAda yang tau nggak, Berapa banyak aktivasi daily-nya nomor baru di Indonesia? Setiap hari itu minimal. Nggak ada yang dibutuhkan, 500 ribu. Dan ada hari-hari tertentu sampai 1 juta orang. Artinya dalam satu bulan itu bisa terjadi nomor baru itu keluar masuk. 20 juta nomor kan? 15 sampai 20 juta nomor,โ€ tambahnya.
Menurut Edwin, dampak dari banyaknya nomor baru itu lebih banyak yang negatif daripada dampak positif. Mereka pun akan meminta para operator seluler agar membangun sebuah infrastruktur anti-scam.
Menurut Edwin, dampak dari banyaknya nomor baru itu lebih banyak yang negatif daripada dampak positif. Mereka pun akan meminta para operator seluler agar membangun sebuah infrastruktur anti-scam.
Trending Now