Warga beramai-ramai mengarak peti jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe ke tempat persemayaman di STAKIN Sentani sebelum dimakamkan di Koya Tengah, Kota Jayapura, Papua, Kamis (28/12).
Ribuan masyarakat dan mahasiswa berjalan kaki sejauh 2,5 kilometer mengarah ke STAKIN Sentani dikawal oleh aparat kepolisian. Arak-arakan ini sebagai bentuk penghormatan terakhir dari mahasiswa dan masyarakat Papua.
Kericuhan sempat terjadi di tengah arak-arakan warga. Pj Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun, personel Brimob, dan TNI turut jadi korban. Ridwan terkena lemparan batu di wajahnya dan mengalami sejumlah luka.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab kerusuhan itu. Dia berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.
