Foto: Gelombang Migran di Selat Inggris, Kebijakan Baru London Tuai Kritik
19 September 2025 18:24 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Foto: Gelombang Migran di Selat Inggris, Kebijakan Baru London Tuai Kritik
Sejumlah imigran berusaha menaiki kapal penyelundup untuk menyeberangi Selat Inggris di lepas pantai Gravelines, Prancis utara, Jumat (19/9). Namun, Inggris akan menerapkan "satu masuk, satu keluar".kumparanNEWS
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya telah menyepakati skema percontohan "satu masuk, satu keluar". Melalui aturan tersebut, Inggris akan mendeportasi imigran ilegal yang tiba menggunakan perahu kecil kembali ke Prancis. Sebagai gantinya, London akan menerima pencari suaka baru yang sah secara hukum dan memiliki ikatan keluarga di Inggris.
Pemerintah menyebut kedatangan perdana imigran melalui jalur legal baru itu sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Mereka berasal dari Prancis dengan proses administrasi yang lebih terjamin.
Namun, kebijakan ini menuai kritik dari sejumlah kelompok hak asasi. Salah satunya datang dari Kolbassia Haoussou, aktivis dari organisasi kampanye Freedom from Torture. Menurutnya, langkah pemerintah Inggris justru merugikan pencari suaka.
βYang dibutuhkan adalah sistem suaka yang aman dengan dukungan hukum, bukan kebijakan yang dilandasi kecurigaan dan stigma buruk,β tegas Haoussou.
Skema ini dipandang sebagai upaya Inggris dan Prancis menekan jumlah imigran ilegal yang nekat melintasi Selat Inggris, yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu jalur migrasi paling berbahaya di Eropa.
