Persembahyangan yang diikuti ratusan umat Hindu tersebut dilakukan untuk merayakan Hari Raya Galungan.
Peringatan Hari Raya Galungan digelar setahun dua kali. Acara tersebut dilaksanakan sebagai hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan (Adharma) yang dirayakan setiap enam bulan sekali.
