Foto: Startup Uganda Sulap Tanduk Sapi Jadi Bingkai Kacamata Ramah Lingkungan
19 November 2025 18:13 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Foto: Startup Uganda Sulap Tanduk Sapi Jadi Bingkai Kacamata Ramah Lingkungan
Tanduk sapi dewasa dikumpulkan kemudian diproses hingga didesain berbantuan komputer dan mesin yang dapat diprogram untuk membuat bingkai khusus.kumparanNEWS
Wazi Vision, yang didirikan oleh Brenda Katwesigye, lahir dari pengalaman pribadi. Ia menyadari betapa mahalnya tes mata bahkan dengan asuransi, dan menyadari bahwa masyarakat berpenghasilan rendah akan semakin kesulitan mengakses perawatan mata yang terjangkau.
Katwesigye kemudian menemukan solusi menciptakan perusahaan sosial inovatif yang memproduksi kacamata ramah lingkungan dari sumber daya lokal yang melimpah, limbah tanduk sapi dari rumah pemotongan hewan.
"Banyak orang Uganda mengkonsumsi daging sapi setiap hari, jadi ada banyak limbah tanduk sapi di sekitar kita," jelas Grace Kansiime, direktur pelaksana Wazi Vision.
Perusahaan ini kemudian mengumpulkan tanduk sapi dewasa dari rumah potong hewan, memproses dan meratakannya, kemudian menggunakan desain berbantuan komputer dan mesin yang dapat diprogram untuk membuat bingkai khusus.
Teknisi tanduk, Okumu John menyoroti sifat unik dari material tanduk sapi tersebut. "Material tanduk sapi sangat bagus dan unik karena tidak mudah patah," kata Okumu.
Bingkai ini dijual USD 9 hingga USD 20 atau sekitar Rp 150 ribu hingga Rp 334 ribu. Banyak wisatawan menjadikan bingkai kacamata ini dijadikan sebagai suvenir.
Kansiime mencatat bahwa mendapatkan tanduk sapi bisa jadi sulit, karena pembeli dalam jumlah besar lebih diprioritaskan daripada pesanan dalam jumlah kecil.
Namun, Wazi Vision tetap menjalankan misinya untuk menyediakan perawatan mata berkualitas bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus mengubah limbah tanduk sapi menjadi produk berkelanjutan yang bernilai budaya dan membantu masyarakat Uganda melihat dengan jelas.
