Foto: Warga Masih Andalkan Sumur, Jakarta Kian Tertekan oleh Penurunan Tanah

5 Desember 2025 12:46 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto: Warga Masih Andalkan Sumur, Jakarta Kian Tertekan oleh Penurunan Tanah
Provinsi DKI Jakarta menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang mengalami penurunan tanah paling drastis.
kumparanNEWS
Sejumlah warga menggunakan air dari sumur di kawasan Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (5/12). Aktivitas tersebut menjadi potret nyata sebagian masyarakat Ibu Kota yang masih bergantung pada air tanah untuk kebutuhan harian.
Provinsi DKI Jakarta menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang mengalami penurunan tanah paling drastis dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut data PAM Jaya, sekitar 90 persen wilayah Jakarta diprediksi berpotensi tenggelam pada tahun 2050 apabila tidak ada upaya mitigasi signifikan. Salah satu faktor utama penyebab penurunan permukaan tanah ini adalah tingginya tingkat penyedotan air tanah.
Penggunaan air tanah secara masif telah memicu berbagai dampak negatif terhadap lingkungan. Di antaranya tanah ambles, penurunan muka tanah dan muka air tanah, hingga meningkatnya risiko intrusi air laut ke daratan.
Kondisi ini semakin mengancam stabilitas kawasan pesisir serta infrastruktur vital yang ada di Jakarta.
Sebagai langkah pengendalian, pada tahun 2023 Pemprov DKI Jakarta menerbitkan regulasi khusus yang mengatur pemanfaatan air tanah, termasuk larangan penggunaan di sejumlah lokasi tertentu.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat menekan laju eksploitasi air tanah dan mendorong masyarakat beralih ke sumber air bersih yang lebih berkelanjutan.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman penurunan tanah sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya air di Ibu Kota.
Warga menggunakan air dari sumur di kawasan Kampung Bandan, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Trending Now