Gajah Ditemukan Mati Imbas Banjir di Aceh: Terbenam di Tengah Puing dan Lumpur

29 November 2025 15:32 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gajah Ditemukan Mati Imbas Banjir di Aceh: Terbenam di Tengah Puing dan Lumpur
Seekor gajah sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) ditemukan mati akibat bencana alam berupa banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11).
kumparanNEWS
Bangkai seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) tertimbun material yang terbawa air saat terjadi banjir di Desa Meunasah Lhok, Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11/2025). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
zoom-in-whitePerbesar
Bangkai seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) tertimbun material yang terbawa air saat terjadi banjir di Desa Meunasah Lhok, Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11/2025). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Seekor gajah sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) ditemukan mati akibat bencana alam berupa banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11).
Bangkai gajah itu berada di Desa (Gampong) Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu. Lokasi penemuan satwa itu berada di daerah terisolasi akibat banjir bandang luapan Sungai Meureudu yang hanya bisa diakses dengan berjalan kaki sekitar dua jam.
Gajah tersebut terbenam di dalam tumpukan kayu hutan dan lumpur yang terbawa banjir. Setengah badan gajah terkubur dengan kepalanya mengarah ke bawah.
Warga melihat bangkai gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) tertimbun material yang terbawa air saat terjadi banjir di Desa Meunasah Lhok, Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11/2025). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
"Di desa ini tidak ada gajah, warga belum pernah lihat gajah karena biasanya gajah ada di hutan. Baru sekarang ini kami lihat gajah mati karena banjir," kata Muhammad Yunus, warga Desa Meunasah Lhok, dikutip dari Antara.
Ia mengatakan warga tidak bisa memindahkan bangkai gajah itu karena kondisi medan yang sulit dan tidak ada peralatan memadai.
Menurut dia, gajah itu kemungkinan terseret banjir dari hutan di bagian hulu sungai.
"Kami juga kaget ada banyak kayu hutan terbawa sampai ke sini. Saya tidak pernah lihat kayu-kayu sebesar ini," katanya.
Warga melihat bangkai gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) tertimbun material yang terbawa air saat terjadi banjir di Desa Meunasah Lhok, Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11/2025). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri mengaku sudah mendapat informasi penemuan bangkai gajah di tumpukan kayu hutan yang terbawa banjir bandang.
Ia mengaku belum bisa memastikan apakah banjir bandang ini akibat kerusakan hutan di daerah hulu.
Namun, ia mengakui banyak kayu dari hutan yang hanyut terseret banjir sehingga menimbulkan kerusakan parah terhadap rumah warga, fasilitas umum, sekolah, dan rumah ibadah di Pidie Jaya.
"Sampai hari ini saya belum tahu kondisi di gunung bagaimana. Apakah kayu-kayu ini akibat penebangan atau apa, kami belum tahu. Insyaallah setelah ini kita akan cek kondisi hutan," katanya.
Hingga Sabtu ini, bangkai gajah masih terjepit di dalam material sisa banjir dan berbau busuk.
Trending Now