Gubernur DKI: Bendera Partai Harus Dicopot Setelah 2-3 Hari Acara Selesai

3 Desember 2025 12:27 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI: Bendera Partai Harus Dicopot Setelah 2-3 Hari Acara Selesai
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan soal penertiban pemasangan bendera dan spanduk partai politik di Jakarta. Setelah 2 hari acara selesai harus dicopot.
kumparanNEWS
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara Townhall Meeting bersama Camat dan Lurah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara Townhall Meeting bersama Camat dan Lurah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan soal penertiban pemasangan bendera dan spanduk partai politik di Jakarta.
Ia menekankan seluruh atribut partai harus diturunkan maksimal dua hingga tiga hari setelah acara selesai, sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kebersihan kota.
“Dulu, kalau ada acara partai, benderanya itu bisa dipasang sebulan, enggak ada yang nurunin. Benderanya sudah sobek-sobek, sudah jelek banget,” ujar Pramono di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (3/12).
“Saya bilang sama Kepala Dinas terkait, kepada Satpol PP, sudah nggak boleh lagi. Sekarang maksimum 2-3 hari setelah acara, kalau nggak diturunkan, kita yang menurunkan. Mohon maaf, saya juga orang partai, tapi ini mengganggu,” sambung dia.
Ia menegaskan langkah itu merupakan bagian dari instruksinya untuk memperhatikan hal kecil dan detail dalam menjaga kebersihan Jakarta.
“Maka sekarang ini begitu acara selesai, 2 hari kita rapikan. Kemarin ada yang protes, saya bilang saya harus adil bagi semuanya. Walaupun yang telepon saya Ketua Umum, sahabat saya, saya bilang saya harus adil buat semuanya,” ucapnya.
Pramono juga menekankan aturan ini berlaku untuk semua pihak tanpa pengecualian.
“Pokoknya kalau bendera partai apa aja lebih dari dua-tiga hari, udah bersihin aja, bersihin aja,” ujarnya.
Selain bendera, penertiban juga menyasar spanduk-spanduk yang dipasang terlalu lama dan mengganggu estetika kota.
“Kemarin ada spanduk ‘bekerja dengan rakyat’, wajahnya nggak pernah bekerja dengan rakyat tuh. Nggak diturun-turunin di jembatan penyeberangan, lama banget. Sampai saya telepon, kenapa nggak diturunin, ganggu banget tiap hari saya liatin,” tuturnya disambut tawa.
Trending Now