Gudang Oli Bekas di Bogor Terbakar, Api Baru Padam 14 Jam Kemudian

22 November 2025 18:10 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gudang Oli Bekas di Bogor Terbakar, Api Baru Padam 14 Jam Kemudian
Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan oli bekas di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (21/11) sore. Api baru bisa dipadamkan keesokan harinya.
kumparanNEWS
Petugas Damkar Kabupaten Bogor, saat memadamkan api di gudang oli bekas di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/11/2025). Foto: Dok. Damkar Kabupaten Bogor
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Damkar Kabupaten Bogor, saat memadamkan api di gudang oli bekas di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/11/2025). Foto: Dok. Damkar Kabupaten Bogor
Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan oli bekas di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (21/11) sore.
Api baru berhasil dipadamkan 14 jam kemudian. Upaya pemadaman tanpa henti dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor hingga Sabtu (22/11) pagi.
Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengungkapkan lamanya proses pemadaman dipicu oleh material di dalam gudang yang sangat mudah menyebarkan api.
β€œ14 Jam proses pemadaman,” ujarnya.
Menurut Yudi, tim fokus meminimalisir area terdampak agar kobaran tidak semakin membesar.
β€œProses pemadaman dilakukan dengan meminimalisir area yang terbakar, kemudian sambil melakukan pemadaman dibantu deterjen,” jelasnya.
Petugas Damkar Kabupaten Bogor, saat memadamkan api di gudang oli bekas di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/11/2025). Foto: Dok. Damkar Kabupaten Bogor
Upaya tersebut tidak berjalan mudah. Gudang diketahui menyimpan kontainer berisi sekitar 30 ribu liter oli bekas, yang membuat api sulit dikendalikan.
Yudi menegaskan, secara sifat fisika, oli yang terbakar tidak dapat dipadamkan hanya dengan air, meski sudah dicampur bahan tambahan.
β€œKesulitan kita kenapa lama karena kontainer itu isinya 30 ribu liter oli bekas. Sesuai hukum fisika, tidak bisa mati apinya oleh air, sekalipun sudah dicampur bahan lain termasuk deterjen. Sempat meluap air dan solar, api malah ikut menyebar,” tuturnya.
Hingga saat ini, Damkar Kabupaten Bogor masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api yang memicu kebakaran tersebut.
Tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Trending Now