Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,5 Km, Warga Diimbau Waspada
24 November 2025 10:56 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,5 Km, Warga Diimbau Waspada
Guguran awan panas itu mengarah ke wilayah Barat Gunung Merapi. Masyarakat pun diimbau waspada.kumparanNEWS

Gunung Merapi di perbatasan Magelang, Boyolali, Klaten, Jawa Tengah, meluncurkan awan panas pada Senin (24/11) pagi.
"Pukul 09:20 WIB, estimasi jarak luncur 1.500 m (1,5 km) dengan amplitudo maksimal 40 mm durasi 106 detik," demikian keterangan Badan Geologi.
Guguran awan panas itu mengarah ke wilayah Barat. Masyarakat pun diimbau waspada.
'Guguran mengarah ke barat daya hulu Kali Putih dan Krasak," kata Badan Geologi.
Untuk mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Merapi terkini dapat dilihat pada tautan berikut:
"Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi."
Berikut rekomendasi lengkap Badan Geologi terkait Gunung Merapi:
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
