Gus Ipul Lapor Soal Sekolah Rakyat: Berat Naik, Seragam Siswa Sudah Mulai Sempit

12 Januari 2026 14:50 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gus Ipul Lapor Soal Sekolah Rakyat: Berat Naik, Seragam Siswa Sudah Mulai Sempit
Gus Ipul menyebut ada peningkatan yang dialami siswa, salah satunya dari tinggi dan berat badan selama di Sekolah Rakyat.
kumparanNEWS
Mensos, Gus Ipul tinjau persiapan peresmian Program Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (11/1/2026). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mensos, Gus Ipul tinjau persiapan peresmian Program Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (11/1/2026). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memaparkan hasil dari program Sekolah Rakyat yang sudah mulai berjalan sejak beberapa bulan lalu meski baru diresmikan pada hari ini, Senin (12/1).
Gus Ipul memaparkan capaiannya itu pada acara peresmian Sekolah Rakyat yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengatakan, di Sekolah Rakyat ini hal-hal dasar siswa diperhatikan seperti dari kesehatan dan pemetaan potensi siswa. Dari segi fisik, menurutnya, para siswa ini lebih bugar dan sehat.
Presiden Prabowo Subianto tiba di Sekolah Rakyat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1). Foto: Jonathan Devin/kumparan
“Perubahan pertama yang kami lihat adalah pada kesehatan anak-anak. Berat dan tinggi badan mereka meningkat, kebugaran membaik, dan anemia menurun,” ujar Gus Ipul.
“Bahkan tidak sedikit seragam sekolah yang sudah tidak lagi muat dalam waktu tiga bulan. Terlihat sederhana tetapi sangat mendasar, sebagaimana pesan Bapak Presiden, anak yang sehat memiliki kesempatan untuk belajar yang lebih baik,” imbuhnya.
Presiden Prabowo Subianto tiba di Sekolah Rakyat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Selain dari fisik, Gus Ipul juga menyampaikan perkembangan siswa yang lebih baik dari sisi kepribadian. Usai libur semester lalu, lanjut Gus Ipul, orang tua murid mengatakan bahwa anaknya yang masuk SR menjadi anak yang lebih disiplin.
“Perubahan juga terjadi pada mental dan perilaku. Anak-anak menjadi lebih disiplin, lebih lembut dalam bersikap, tidak mudah mengantuk di kelas, dan semakin mandiri dalam kehidupan sehari-hari,” kata dia.
Lebih lanjut, Sekjen PBNU itu mengatakan, Sekolah Rakyat ini tidak hanya menyasar anak agar dididik lebih baik, tapi juga mendorong pemberdayaan orang tua siswa.
“Sesuai arahan Bapak Presiden, kami tidak hanya memberikan pendidikan berkualitas pada anak-anaknya, tetapi juga memberikan intervensi kepada keluarganya,” tutup dia.
Trending Now