Gus Ipul soal Rapat Pleno PBNU Malam Ini: Serahkan ke Kiai
9 Desember 2025 21:27 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Gus Ipul soal Rapat Pleno PBNU Malam Ini: Serahkan ke Kiai
Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa penetapan penjabat (PJ) dalam rapat pleno PBNU sepenuhnya diserahkan kepada para kiai.kumparanNEWS

Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa penetapan penjabat (PJ) dalam rapat pleno PBNU sepenuhnya diserahkan kepada para kiai. Ia mengaku tidak ingin berspekulasi ataupun berpolemik terkait dinamika internal yang sedang berlangsung.
βSoal rapat pleno PBNU, sudah kita serahkan. Saya terus terang enggak banyak yang bisa saya sampaikan. Intinya saya serahkan ke kiai-kiai,β ujar Gus Ipul saat ditemui di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Selasa (9/12).
Menurutnya, posisi jabatan bukan menjadi persoalan penting baginya. βBuat saya sih posisi di mana itu enggak ada masalah,β ucap Gus Ipul.
Ketika ditanya kemungkinan dirinya terpilih dalam rapat malam ini, Gus Ipul langsung menampiknya. βOh enggak, kalau saya sudah pasti enggak. Jangan berspekulasi,β ujarnya seraya tertawa.
Ia menegaskan kembali bahwa dirinya merasa tidak pantas dan bukan potongannya untuk jabatan tersebut.
βKan sudah bilang enggak pantas, bukan potongannya,β katanya.
Gus Ipul kembali menekankan bahwa seluruh keputusan berada di tangan para kiai. βKita serahkan ke kiai. Saya enggak mau berpolemik, saya enggak mau berspekulasi,β katanya.
Saat ditanya apakah ia akan hadir dalam rapat pleno, Gus Ipul menjawab singkat, βSudah, nanti kita lihat,β pungkas dia.
Penetapan Pj Ketum PBNU
Sementara itu, Ketua PBNU Bidang Pendidikan Moh. Mukri menegaskan posisi PBNU terkait dinamika kepemimpinan yang belakangan menjadi perhatian publik.
Menurutnya, keputusan Syuriah PBNU untuk memberhentikan Yahya Cholil Staquf dari jabatan Ketua Umum adalah keputusan final dan mengikat.
βRapat pleno malam ini menjadi langkah lanjutan dalam menata proses organisasi sesuai amanat Syuriah. Salah satu agenda pleno kali ini adalah penetapan Pj Ketua Umum PBNU pengganti Gus Yahya,β kata Mukri dikutip dari Antara.
