Gus Ipul soal Rapat Pleno PBNU Malam Ini: Serahkan ke Kiai

9 Desember 2025 21:27 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gus Ipul soal Rapat Pleno PBNU Malam Ini: Serahkan ke Kiai
Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa penetapan penjabat (PJ) dalam rapat pleno PBNU sepenuhnya diserahkan kepada para kiai.
kumparanNEWS
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) konferensi pers terkait respons PBNU terkait Pelaporan ke Bareskrim Polri di kantor PBNU, Jakarta, Selasa (6/8/2024). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) konferensi pers terkait respons PBNU terkait Pelaporan ke Bareskrim Polri di kantor PBNU, Jakarta, Selasa (6/8/2024). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa penetapan penjabat (PJ) dalam rapat pleno PBNU sepenuhnya diserahkan kepada para kiai. Ia mengaku tidak ingin berspekulasi ataupun berpolemik terkait dinamika internal yang sedang berlangsung.
β€œSoal rapat pleno PBNU, sudah kita serahkan. Saya terus terang enggak banyak yang bisa saya sampaikan. Intinya saya serahkan ke kiai-kiai,” ujar Gus Ipul saat ditemui di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Selasa (9/12).
Menurutnya, posisi jabatan bukan menjadi persoalan penting baginya. β€œBuat saya sih posisi di mana itu enggak ada masalah,” ucap Gus Ipul.
Ketika ditanya kemungkinan dirinya terpilih dalam rapat malam ini, Gus Ipul langsung menampiknya. β€œOh enggak, kalau saya sudah pasti enggak. Jangan berspekulasi,” ujarnya seraya tertawa.
Ia menegaskan kembali bahwa dirinya merasa tidak pantas dan bukan potongannya untuk jabatan tersebut.
β€œKan sudah bilang enggak pantas, bukan potongannya,” katanya.
Gus Ipul kembali menekankan bahwa seluruh keputusan berada di tangan para kiai. β€œKita serahkan ke kiai. Saya enggak mau berpolemik, saya enggak mau berspekulasi,” katanya.
Saat ditanya apakah ia akan hadir dalam rapat pleno, Gus Ipul menjawab singkat, β€œSudah, nanti kita lihat,” pungkas dia.

Penetapan Pj Ketum PBNU

Sementara itu, Ketua PBNU Bidang Pendidikan Moh. Mukri menegaskan posisi PBNU terkait dinamika kepemimpinan yang belakangan menjadi perhatian publik.
Menurutnya, keputusan Syuriah PBNU untuk memberhentikan Yahya Cholil Staquf dari jabatan Ketua Umum adalah keputusan final dan mengikat.
β€œRapat pleno malam ini menjadi langkah lanjutan dalam menata proses organisasi sesuai amanat Syuriah. Salah satu agenda pleno kali ini adalah penetapan Pj Ketua Umum PBNU pengganti Gus Yahya,” kata Mukri dikutip dari Antara.
Trending Now