Hamas Umumkan Gugurnya Abu Ubaida dkk dalam Perang Melawan Israel
30 Desember 2025 9:51 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Hamas Umumkan Gugurnya Abu Ubaida dkk dalam Perang Melawan Israel
Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, pada hari Senin (29/12) mengkonfirmasi gugurnya komandan militernya, Abu Ubaida, serta beberapa komandan militer lainnya.kumparanNEWS

Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, pada hari Senin (29/12) mengkonfirmasi gugurnya komandan militernya, Abu Ubaida, serta beberapa komandan militer lainnya selama perang dua tahun melawan Israel di Jalur Gaza.
Dikutip dari Anadolu, dalam sebuah pernyataan rekaman, sayap bersenjata Hamas, Brigade Al-Qassam, menyampaikan belasungkawa atas syahidnya Abu Ubaida, yang nama aslinya disebut sebagai Hudhayfah Abdullah al-Kahlout.
Abu Ubaida dikenal luas sebagai juru bicara Brigade Al-Qassam yang kerap tampil dengan wajah tertutup dalam setiap pernyataan resminya.
Ia berperan sebagai suara utama Brigade Al-Qassam dalam perang Gaza dan dikenal memiliki gaya pidato tegas, terstruktur, serta mampu membangun citra perlawanan di mata pendukungnya.
Pidatonya yang patriotik sering dinantikan, bahkan dia menjadi idola anak-anak.
Untuk pertama kalinya, Brigade Al-Qassam melansir foto Abu Ubaida tanpa penutup wajah.
"Hari ini kami menyampaikannya dengan nama aslinya, pemimpin besar Hudhayfah Samir Abdullah al-Kahlout (Abu Ibrahim), yang turun setelah dua dekade mengganggu musuh dan menyejukkan dada orang-orang beriman, dan bertemu Allah dalam keadaan terbaik," kata juru bicara Brigade Al-Qassam dalam video pengumuman kematian Abu Ubaidah dkk.
Jubir pengganti Abu Ubaida itu berbaju loreng militer dan menutupi wajahnya seperti penampilan Abu Ubaida selama ini.
Pada awal September 2025, Israel mengeklaim telah menewaskan Abu Ubaida dalam serangan besar di Gaza City.
Mohammed Sinwar Juga Syahid
Hamas juga mengatakan kepala stafnya, Mohammed Sinwar, juga syahid. Ia disebut telah memimpin Brigade Al-Qassam selama βmasa yang sangat sulitβ, menggantikan Mohammed Deif, komandan militer lama kelompok tersebut.
Hamas juga menyatakan bahwa Mohammed Shabana, komandan Brigade Rafah, mati syahid. Disebutkan bahwa ia gugur bersama Yahya Sinwar, pemimpin politik Hamas.
Dalam daftar tersebut juga terdapat Hakam Al-Issa, yang menurut Hamas memegang berbagai peran kepemimpinan, termasuk mengawasi pelatihan dan akademi militer.
Selain itu, Hamas menyatakan Raed Saad, yang diidentifikasi sebagai kepala divisi manufaktur dan mantan kepala operasi, juga tewas.
