Hasil Tes DNA: Dua Kerangka di Gedung Kwitang Adalah Reno dan Farhan

7 November 2025 11:10 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hasil Tes DNA: Dua Kerangka di Gedung Kwitang Adalah Reno dan Farhan
Polri akhirnya mengumumkan hasil tes DNA terhadap 2 kerangka manusia yang ditemukan di gedung di Kwitang.
kumparanNEWS
Pers rilis temuan dua kerangka manusia di gedung wilayah Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/11). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pers rilis temuan dua kerangka manusia di gedung wilayah Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/11). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Hasil tes DNA terhadap dua kerangka manusia yang ditemukan di gedung di Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, akhirnya diumumkan. Dua kerangka itu dipastikan adalah Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid.
"Dari hasil pemeriksaan bahwa nomor postmortem 0080 cocok dengan antemortem 002 sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputradewo anak biologi dari Bapak Muhammad Yasin," kata Karo Labdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti, di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta, Jumat (7/11).
Hastry mengatakan, tim forensi melakukan sejumlah pemeriksaan primer dan sekunder terhadap kerangka jenazah. Untuk Reno, tim memeriksa tulang tengkorak, tulang panggul, gigi, hingga mengambil sampel DNA tulang belakang.
"Dari hasil pemeriksaan bahwa nomor postmortem 0081 cocok dengan antemortem 001 sehingga teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid," tambah dia.
Farhan dan Reno, dua warga yang masih hilang sejak 29 Agustus 2025 saat demo rusuh di Kwitang, Jakpus. Foto: Instagram/@kontras_update
Untuk jenazah Farhan, kata Hastry, tim forensik menemukan adanya perhiasan dan kepala ikat pinggang. Tim juga mengambil sampe DNA tulang dan membandingkan dengan data DNA keluarga Farhan dan hasilnya cocok.
"Dari pemeriksaan, kantong jenazah berisi plastik rangka manusia yang sudah tidak lengkap keadaannya akibat kebakaran. Waktu kematian dari saat pemeriksaan sudah lebih dari 1 bulan," tambah Hastry.
Suasana gedung AAC yang hangus akibat terbakar saat demo Agustus lalu di Kwitang, Jakarta, Sabtu (1/11/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Sebelumnya, dua kerangka manusia tersebut pertama kali ditemukan oleh tim teknis gedung yang hendak mengecek konstruksi gedung untuk dilakukan renovasi. Renovasi dilakukan karena gedung itu sempat terbakar ketika terjadi demo yang berujung kericuhan di Kwitang.
Dua kerangka manusia itu lantas dikaitkan dengan Reno dan Farhan yang sempat dilaporkan hilang setelah demo ricuh 29 Agustus 2025 di depan Mako Brimob di Kwitang, Jakpus. Keluarga dari Reno dan Farhan lalu diambil sampelnya untuk kepentingan tes DNA.
Trending Now