Heboh Cahaya Biru 'Aurora' di Langit Kota Padang, Ini Kata BMKG

15 Januari 2026 15:03 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Heboh Cahaya Biru 'Aurora' di Langit Kota Padang, Ini Kata BMKG
Langit di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (14/1) malam terlihat adanya lingkaran cahaya biru yang disebut-sebut menyerupai aurora.
kumparanNEWS
Potongan video yang viral menunjukkan dugaan cahaya mirip Aurora di Sumatra Barat. Foto: Dok. Fhany Triani untuk kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Potongan video yang viral menunjukkan dugaan cahaya mirip Aurora di Sumatra Barat. Foto: Dok. Fhany Triani untuk kumparan
Langit di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (14/1) malam terlihat adanya lingkaran cahaya biru yang disebut-sebut menyerupai aurora. Kejadian ini menjadi perbincangan dan heboh di media sosial.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan, memastikan cahaya yang muncul di langit Kota Padang tersebut bukan fenomena aurora.
"Ada beberapa kemungkinan penjelasan ilmiah yang paling logis: refleksi lampu kota pada awan atau light pillars/light pollution, polusi cahaya," kata Decky kepada kumparan, Kamis (15/1).
Decky menjelaskan, penyebab paling umum untuk fenomena seperti ini adalah pantulan cahaya dari sumber di darat.
Pantulan cahaya itu bisa bersumber seperti dari lampu stadion, lampu sorot proyek, atau lampu jalan yang sangat terang ke lapisan awan rendah yang mengandung kristal es atau butiran air yang padat.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. Foto: Dok. Pribadi
Sementara terpantau dari citra radar, cuaca kondisi Kota Padang pada malam itu, cerah berawan dan terdapat awan rendah yang merupakan kondisi ideal bagi terciptanya polusi cahaya.
"Mengapa terlihat seperti aurora? Jika awan tersebut bergerak atau memiliki ketebalan yang berbeda-beda, pantulan cahaya akan tampak berpendar, bergoyang, atau memiliki gradasi warna yang menyerupai aurora," ungkapnya.
Untuk kondisi cuaca, Decky mengungkap, Kota Padang seringkali memiliki kelembapan tinggi. Jika terdapat awan altocumulus atau stratus yang tipis namun luas, cahaya dari bawah akan terpantul dengan sangat jelas.
"Mengingat Padang berada di dekat garis khatulistiwa, sangat kecil kemungkinan itu adalah aurora asli (aurora borealis/australis). Karena aurora hanya terjadi di wilayah kutub bumi," ucapnya.
Trending Now