Heboh Kasur di RSUD Cut Meutia Aceh Berbelatung, Manajemen Berbenah
6 Oktober 2025 20:04 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Heboh Kasur di RSUD Cut Meutia Aceh Berbelatung, Manajemen Berbenah
Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia, Aceh Utara, berbenah usai ada pasien yang menemukan ulat belatung di kasur ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).kumparanNEWS

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia, Aceh Utara, berbenah usai ada pasien yang menemukan ulat belatung di kasur ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Direktur RSUD Cut Meutia, Syarifah Rohaya, mengatakan peristiwa itu menjadi bahan evaluasi serius bagi pihaknya.
βTerima kasih atas masukan yang diberikan. Kami sudah menindaklanjuti dan terus berbenah,β ujarnya kepada kumparan, Senin (6/10).
Mulanya, video yang memperlihatkan kasur berbelatung itu ramai di media sosial pada 29 September 2025. Dalam video itu memperlihatkan seorang pasien perempuan menunjukkan kasur robek di ruang IGD RSUD Cut Meutia.
Dari celah busa kasur tampak belatung keluar, sementara pasien mengeluh tidak mendapat seprei dan kasur pengganti.
βDisuruh ditutupin pakai tisu, guys. Minta seprei katanya enggak ada, minta ganti tempat tidur juga enggak ada,β ujar pasien dalam video tersebut.
Unggahan itu langsung viral dan menuai kritik warganet terkait kebersihan dan pelayanan di rumah sakit rujukan di Aceh Utara itu.
Kasur dari Gudang
Terkait itu, Syarifah menjelaskan bahwa pasien bernama Nn. A masuk ke IGD sekitar pukul 16.00 WIB dalam kondisi ruang perawatan penuh. Karena ruang Marwah sedang direnovasi, pasien penyakit dalam wanita sementara digabungkan ke area dekat IGD.
βPasien terpaksa menggunakan kasur yang sebelumnya disimpan di gudang karena kondisinya tidak layak. Kasur itu sudah kami tarik dan kini tidak digunakan lagi,β kata Syarifah.
Pihak rumah sakit juga telah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan agar pasien bisa melanjutkan pemeriksaan dan perawatan atas penyakit yang dideritanya.
Kepala Ruangan Dicopot, Petugas Dibina
Sebagai tindak lanjut, manajemen RSUD Cut Meutia mencopot kepala ruangan terkait serta memberikan pembinaan kepada petugas yang dinilai tidak responsif terhadap keluhan pasien.
βUntuk petugas sudah kami tindak, dan manajemen juga sudah menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,β tutur Syarifah.
Ia menambahkan, pihaknya akan memperketat pengawasan kebersihan fasilitas, memperbaiki sistem pengawasan internal, serta melakukan sosialisasi ke seluruh instalasi rumah sakit agar kasus serupa tidak terulang.
