Heboh Pocong Jadi-jadian Nyolong Duit, Warga Bekasi Jadi Aktif Ngeronda

27 September 2025 10:56 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Heboh Pocong Jadi-jadian Nyolong Duit, Warga Bekasi Jadi Aktif Ngeronda
Warga Sukatani belakangan jadi rajin ronda siskamling. Semua karena isu pocong jadi-jadian yang konon kabarnya suka mencuri uang warga.
kumparanNEWS
Ilustrasi pocong. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pocong. Foto: Shutterstock
Warga Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Sabtu dini hari (27/9), belakangan jadi ramai bukan karena hajatan, bukan pula ronda siskamling biasa.
Warga berbondong-bondong ke luar rumah, sebagian nongkrong di sekitar SDN 05 Sukamulya, sebagian lagi pasang mata ke jalanan gelap.
Mereka sedang menanti sesuatu, pocong jadi-jadian yang konon suka nyolong duit.
Cerita mistis bercampur kriminal ini berawal dari unggahan video di media sosial yang langsung bikin geger. Dalam potongan video itu tertulis kabar, sudah beberapa kali sosok menyerupai pocong itu terlihat di sekitar kampung.
Anehnya, setiap kali penampakan itu terjadi, ada saja yang mengaku kehilangan uang. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, antara Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu.
โ€œUdah lima kali nongol, tapi nggak ketangkep-ketangkep,โ€ begitu pengakuan seorang warga yang terekam. Kata mereka, pocong itu bukan pocong biasa, tapi jadi-jadian istilah yang dipakai untuk sosok manusia yang konon menggunakan ilmu hitam atau trik gaib untuk menakuti sekaligus merugikan orang lain.
Isu itu makin menyebar setelah sejumlah akun di media sosial membagikannya. Dalam sekejap, unggahan tersebut menuai hampir seribu tanda suka, ratusan komentar, dan puluhan kali dibagikan.
Netizen pun terbelah dua, ada yang percaya, ada yang nyeletuk โ€œitu mah maling biasa dibungkus sarung putihโ€, ada pula yang menuduh cuma hoaks buat cari perhatian.
Bagi warga Sukamulya, urusan ini bukan sekadar cerita lucu. โ€œTidur jadi nggak tenang, soalnya setiap ada kabar pocong nongol, besoknya ada aja yang kehilangan duit. Kita jadi takut juga,โ€ ujar salah satu warga yang ikut berjaga di belakang sekolah.
Suasana kampung pun berubah. Malam hari, beberapa pemuda terlihat ronda sambil bawa senter dan pentungan kayu. Ibu-ibu sibuk nimbrung, membicarakan apakah benar ada pocong pencuri atau jangan-jangan maling licik yang sengaja memakai kedok mistis agar warga takut dan tak berani melawan.
Fenomena ini mengingatkan pada cerita-cerita lama di kampung, di mana mitos pocong jadi-jadian kerap dipakai untuk menutupi kejahatan pencurian.
โ€œBiasanya kalau maling pakai jurus kayak gitu, orang jadi takut keluar rumah. Akhirnya duit atau barang bisa disikat tanpa ketahuan,โ€ kata seorang tokoh kampung.
Meski begitu, belum ada bukti nyata soal keberadaan si pocong. Hingga kini, polisi maupun aparat desa belum memberikan penjelasan resmi. Namun warga berharap ada tindakan cepat agar kegaduhan tidak semakin melebar.
โ€œKalau bener ada maling, ya harus ditangkap. Kalau cuma isu, ya tolong diluruskan. Jangan sampai warga terus resah,โ€ kata warga lainnya.
Yang jelas, perdebatan soal pocong 'maling' ini masih jadi topik panas, baik di warung kopi kampung Sukamulya maupun di kolom komentar Instagram.
Sementara itu, warga memilih berjaga malam, tak mau kecolongan lagi, sampai misteri ini benar-benar terungkap, apakah pocong jadi-jadian itu nyata, atau sekadar akal-akalan maling dengan trik kain kafan?
Trending Now