Hujan Deras Picu Peringatan Longsor, Warga Sri Lanka Diminta Segera Mengungsi
6 Desember 2025 10:55 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
Hujan Deras Picu Peringatan Longsor, Warga Sri Lanka Diminta Segera Mengungsi
Sri Lanka mengeluarkan peringatan longsor pasca hujan deras pada Jumat (5/12).kumparanNEWS

Sri Lanka mengeluarkan peringatan longsor pasca hujan deras pada Jumat (5/12). Organisasi Penelitian Bangunan Nasional (NBRO) yang memonitor stabilitas lereng gunung mengatakan, hujan deras yang turun selama 24 jam dapat semakin membasahi perbukitan dan membuatnya tidak stabil.
"Karena turun dalam 24 jam telah melebihi 150 milimeter, jika hujan terus turun, segera evakuasi ke lokasi yang aman untuk menghindari risiko longsor," kata NBRO dalam pernyataannya, dikutip dari AFP, Sabtu (6/12).
Sri Lanka sejak pekan lalu dilanda banjir akibat Siklon Ditwah. Jumlah korban tewas akibat banjir mencapai 486 orang dan 341 orang masih belum diketahui keberadaannya.
Jumlah pengungsi di kamp pengungsi yang dikelola pemerintah turun menjadi 170 ribu orang dari puncaknya yang mencapai 225 ribu seiring surutnya banjir di dalam dan sekitar ibu kota.
Presiden Anura Kumara Dissanayake mengatakan, curah hujan yang memecahkan rekor yang memicu banjir dan tanah longsor merupakan bencana alam terberat yang melanda Sri Lanka sepanjang sejarah.
Warga yang dievakuasi dari perbukitan yang rawan longsor telah diberi tahu untuk tidak segera kembali ke rumah, meski mereka tidak terdampak longsor.
Peringatan longsor baru yang dikeluarkan pada Jumat (5/15) mencakup wilayah baru yang tidak tercakup pada peringatan sebelumnya.
