IHSG Menguat 18 Poin di Perdagangan Sesi I, Didorong Sektor Tambang
7 Juni 2017 12:40 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:16 WIB

IHSG Menguat 18 Poin di Perdagangan Sesi I, Didorong Sektor Tambang
kumparanNEWS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau menutup perdagangan siang ini.
Pada perdagangan sesi I, Rabu (7/6), IHSG ditutup menguat 18,174 poin (0,32 persen) ke 5.726,005. Sementara indeks LQ45 ditutup naik 3,541 poin (0,37 persen) ke 959.747.
Tujuh dari 10 indeks sektoral menguat dipimpin sektor tambang yang naik 1,00 persen.
Sebanyak 166 saham naik, 132 saham turun, dan 104 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 150.980 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 3,831 miliar saham senilai Rp 2,462 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 52,511 miliar. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 6.267,314 triliun.
Saham-saham pendorong pergerakan indeks siang ini di antaranya Bank Permata (BNLI) naik 35 poin (5,47 persen) ke Rp 675, PP Properti (PPRO) naik 10 poin (4,46 persen) ke Rp 234, Indo Tambangraya (ITMG) naik 575 poin (3,52 persen) ke Rp 16.925, Waskita Beton (WSBP) naik 14 poin (2,92 persen) ke Rp 494.

Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 13.308 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.297.
Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
- Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 42,97 poin (0,22 persen) ke 20.023,24
- Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 6,54 poin (0,03 persen) ke 26.003,68
- Indeks SSE Composite di China naik 34,88 poin (1,12 persen) ke 3.137,00
- Indeks Straits Times di Singapura naik 10,02 poin (0,31 persen) ke 3.245,77
