Iran: Haniyeh Tewas karena Serangan yang Didesain Israel dan Didukung AS

3 Agustus 2024 19:34 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Iran: Haniyeh Tewas karena Serangan yang Didesain Israel dan Didukung AS
Iran: Haniyeh Tewas karena Serangan yang Didesain Israel dan Didukung AS
kumparanNEWS
Orang-orang mengangkat bendera Palestina dan potret pemimpin Hamas yang terbunuh, Ismail Haniyeh, dalam sebuah unjuk rasa di Universitas Teheran, di ibu kota Iran, Teheran, pada 31 Juli 2024. Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Orang-orang mengangkat bendera Palestina dan potret pemimpin Hamas yang terbunuh, Ismail Haniyeh, dalam sebuah unjuk rasa di Universitas Teheran, di ibu kota Iran, Teheran, pada 31 Juli 2024. Foto: AFP
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyampaikan pernyataan terkait tewasnya pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran, Qatar.
Dalam keterangan yang dikutip dari Tehran Times di akun media sosial X, IRGC mengatakan serangan tersebut didesain dan dieksekusi oleh Israel dengan dukungan pemerintah AS.
"Tindakan ini didesain dan dieksekusi oleh rezim Zionis dengan dukungan pemerintah kriminal AS," kata IRGC dalam keterangannya, Sabtu (3/8).
IRGC juga mengatakan Haniyeh tewas karena hulu ledak sebesar 7 kilogram yang menghasilkan ledakan dahsyat di kediaman Haniyeh di Teheran.
"Berdasarkan hasil penyelidikan dan analisis yang dilakukan, operasi teroris dilakukan dengan cara melepaskan proyektil jarak pendek yang dilengkapi hulu ledak dengan berat sekitar 7 kilogram, disertai ledakan dahsyat dari luar area ruang tamu," kata IRGC dalam keterangannya, Sabtu (3/8).
IRGC menegaskan akan membalas apa yang dilakukan Israel terhadap Haniyeh.
"Dan rezim Zionis yang suka bertualang dan teroris akan menerima "hukuman keras" atas kejahatan ini di waktu, tempat, dan cara yang dianggap tepat," tutupnya.
Haniyeh dan satu pengawalnya tewas usai gedung tempat tinggalnya dihantam serangan. Haniyeh diketahui berada di Teheran untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa (30/7).
Jenazah Haniyeh kemudian disalatkan dan dikuburkan di ibu kota Qatar pada Jumat (2/8).
Trending Now