Iran: Sampai Kiamat Kami Akan Selalu Bela Palestina

2 Agustus 2024 17:09 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Iran: Sampai Kiamat Kami Akan Selalu Bela Palestina
Iran: Sampai Kiamat Kami Akan Selalu Bela Palestina
kumparanNEWS
Orang-orang mengangkat bendera Palestina dan potret pemimpin Hamas yang terbunuh, Ismail Haniyeh, dalam sebuah unjuk rasa di Universitas Teheran, di ibu kota Iran, Teheran, pada 31 Juli 2024. Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Orang-orang mengangkat bendera Palestina dan potret pemimpin Hamas yang terbunuh, Ismail Haniyeh, dalam sebuah unjuk rasa di Universitas Teheran, di ibu kota Iran, Teheran, pada 31 Juli 2024. Foto: AFP
Iran menegaskan akan terus mendukung perjuangan Palestina melawan penjajahan Israel. Pernyataan itu disampaikan menindaklanjuti kematian pemimpin Hamas Ismail Haniyeh.
Haniyeh tewas terbunuh di ibu kota Iran, Teheran, pada Rabu (31/8). Hamas dan Iran meyakini Israel sebagai dalang terbunuhnya Haniyeh. Iran bahkan siap membalas kematian Haniyeh.
Kemarahan serta komitmen dukungan Iran terhadap Palestina kembali dilontarkan Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi. Ia menghadiri Salat Gaib untuk Haniyeh yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Jumat (2/8).
"Kita sampaikan bahwa Iran hingga akhir hayat, hingga hari kiamat pun akan selalu membela Palestina. Dan akan terus berjuang untuk kemerdekaan Palestina," tutur Boroujerdi di Masjid Istiqlal.
Boroujerdi percaya komitmen negaranya mendukung dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina, didasari keyakinan pada janji dari Allah Swt.
"Karena kita meyakini janji Allah SWT bahwa nashrun minallah wa fathun qarib, pertolongan akan datang (dari Allah SWT) dan (kemenangan itu) telah dekat," pungkasnya.
Jenazah Haniyeh rencananya akan dimakamkan di Qatar seusai Salat Jumat waktu setempat.
Jelang pemakaman Hamas meminta masjid di seluruh dunia menggelar Salat Gaib untuk Ismail Haniyeh.
"Mari hari ini, menjadi hari dengan amarah meluap mengecam pembunuhan keji dan menolak genosida di Jalur Gaza," ucap anggota politbiro Hamas Izzat al-Rishq seperti dikutip dari Reuters.
Trending Now