Israel Puji Trump Tetapkan 3 Cabang Ikhwanul Muslimin sebagai Teroris

25 November 2025 15:41 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Israel Puji Trump Tetapkan 3 Cabang Ikhwanul Muslimin sebagai Teroris
Pejabat Israel memuji keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang mengeluarkan keppres penetapan cabang Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris, Senin (24/11).
kumparanNEWS
Dubes Israel untuk PBB Danny Danon. Foto: Angela Weiss/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Dubes Israel untuk PBB Danny Danon. Foto: Angela Weiss/AFP
Pejabat Israel memuji Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang mengeluarkan keppres penetapan tiga cabang Ikhwanul Muslimin di Timur Tengah sebagai organisasi teroris, Senin (24/11).
"Ini merupakan keputusan penting, tidak hanya bagi Negara Israel, tetapi juga bagi negara-negara Arab tetangga yang telah menderita akibat terorisme Ikhwanul Muslimin selama puluhan tahun," ujar Dubes Israel untuk PBB, Danny Danon, seperti dikutip dari AFP.
Adapun cabang Ikhwanul Muslimin yang ditetapkan sebagai organisasi teroris adalah Mesir, Yordania, dan Lebanon.
AS menuding Ikhwanul Muslimin memicu terorisme dan kampanye destabilisasi, tak hanya terhadap kepentingan AS, tetapi juga sekutunya di Timur Tengah.
Salah satu sekutu dekat dan utama Amerika Serikat di Timteng adalah Israel.
Dengan adanya keputusan ini, AS dapat mengambil berbagai tindakan hukuman seperti membekukan aset terkait AS dan melarang anggota organisasi tersebut masuk ke wilayah AS.
Penetapan terhadap Ikhwanul Muslimin ini erat kaitannya dengan perang Gaza yang pecah sejak 2023 lalu. Puluhan ribu warga Gaza tewas akibat serangan Israel di berbagai wilayah kekuasaan Gaza itu.
Dalam lembar fakta pemerintah AS disebutkan bahwa setelah serangan 7 Oktober 2023 yang memicu perang Gaza, sayap militer Ikhwanul Muslimin di Lebanon melancarkan berbagai serangan roket terhadap sasaran militer dan sipil di Israel.
Selain itu, AS juga menerima laporan bahwa seorang pemimpin Ikhwanul Muslimin di Mesir mendorong serangan kekerasan terhadap mitra dan kepentingan AS di Timur Tengah pada 7 Oktober 2023.
Laporan lain yang diterima AS menunjukkan bahwa pemimpin Ikhwanul Muslimin di Yordania memberikan dukungan terhadap sayap militer Hamas.
Trending Now