Istana Sampaikan Selamat Hari Santri: Semoga Membawa Keberkahan untuk Semua

22 Oktober 2025 17:30 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Istana Sampaikan Selamat Hari Santri: Semoga Membawa Keberkahan untuk Semua
Mensesneg menegaskan Presiden Prabowo menaruh perhatian besar kepada pesantren.
kumparanNEWS
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan isu politik terkini di ruang Wartawan, Jakarta, Jumat (19/9/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan isu politik terkini di ruang Wartawan, Jakarta, Jumat (19/9/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengucapkan selamat Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Peringatan puncak Hari Santri digelar di berbagai lokasi.
β€œKami mewakili Bapak Presiden dan mewakili pemerintah ingin menyampaikan dan mengucapkan selamat Hari Santri tahun 2025. Semoga Hari Santri yang kita peringati bersama-sama membawa keberkahan bagi kita semua,” kata Prasetyo kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (22/10).
Prasetyo mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian penuh kepada santri dan pesantren. Salah satu bentuknya adalah dengan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama.
β€œKarena bagaimanapun dengan jumlah pondok pesantren kita yang cukup besar, kurang lebih ada 16 juta santri, yang Bapak Presiden menghendaki untuk proses pendidikan juga dilakukan perhatian untuk membekali para santri, selain ilmu agama, juga ilmu-ilmu pengetahuan berbasis teknologi, termasuk ilmu-ilmu ekonomi,” ujarnya.
Prabowo Subianto bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Cipasung, Sabtu (2/12). Foto: Dok. Istimewa
Prasetyo mengungkapkan harapan Prabowo dengan ilmu-ilmu yang cukup, ditambah dengan ilmu agama diharapkan santri memiliki bekal yang cukup.
β€œHarapannya para santri di dalam menghadapi masa depan di kemudian hari memiliki bekal yang cukup lengkap, tidak hanya dari sisi akhlak dan keagamaan, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.
Trending Now