Jalan Sehat #RukunSamaTeman: Mendikdasmen-MenPPPA Kampanyekan Anti-Bullying
23 November 2025 10:16 WIB
·
waktu baca 3 menit
Jalan Sehat #RukunSamaTeman: Mendikdasmen-MenPPPA Kampanyekan Anti-Bullying
Gerakan ini diinisiasi sebagai upaya membangun budaya kerukunan dan memperkuat gerakan anti-kekerasan, anti-bullying di sekolah-sekolah Indonesia.kumparanNEWS

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar kegiatan jalan santai bertema #RukunSamaTeman.
Gerakan ini diinisiasi sebagai upaya membangun budaya kerukunan dan memperkuat gerakan anti-kekerasan, anti-bullying di sekolah-sekolah Indonesia.
Jalan sehat itu diikuti sekitar 250 peserta, termasuk siswa dari 10 SMP, 10 SMA, dan 10 SMK yang berasal dari Jakarta. Peserta menempuh rute dari kantor Kementerian PPPA menuju Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, titik putar di Sarinah, lalu kembali melalui rute yang sama ke titik awal.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan gerakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kita semua bersepakat bahwa kerukunan adalah kunci kita untuk maju. Kita semua bersepakat bahwa dengan rukun, kita akan menjadi kuat dan sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo, kita semua diajak oleh beliau untuk rukun sama teman,” kata Mu’ti di Kantor KemenPPPA, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (23/11).
Ia menegaskan kampanye ini akan diterapkan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.
“Dan ini merupakan bagian dari gerakan yang akan kita laksanakan bersama-sama dengan seluruh komponen di kementerian, termasuk partner kami dengan PPPA agar ini menjadi bagian dari gerakan yang kita bangun di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Mu’ti berharap gerakan ini juga mampu memperkuat solidaritas sosial di lingkungan pendidikan.
“Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari usaha kita bersama untuk membangun Indonesia yang rukun, Indonesia yang damai, Indonesia yang kuat dan hebat,” lanjutnya.
Gerakan Anti-Bullying
Menurut Mu’ti, kampanye ini juga berkaitan dengan upaya memperkuat gerakan anti-perundungan di sekolah.
“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk lebih memperkuat gerakan anti kekerasan di sekolah dengan tema yang sesuai dengan arahan Bapak Presiden, yaitu kita berusaha untuk tagline-nya adalah #RukunSamaTeman,” ujar Mu’ti.
Ia menjelaskan langkah ini bersifat kultural untuk membangun budaya saling menghargai.
“Ini adalah sebuah gerakan yang bersifat kultural dan tidak terlalu struktural. Untuk kita membangun budaya saling menghormati, saling menerima, dan juga saling berbagi, dan bersama-sama melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif untuk kita semua dapat memiliki hubungan sosial yang baik dan juga kehidupan dan lingkungan sekolah, dan budaya sekolah yang aman dan nyaman,” jelas Mu’ti.
“Kita laksanakan kegiatan yang dengan pencanangan ini, kehidupan di lingkungan sekolah khususnya, dan di lingkungan sosial pada umumnya, dapat menjadi kehidupan yang aman, kehidupan yang nyaman dan damai,” lanjutnya.
Di kesempatan yang sama, Menteri PPPA Arifah Fauzi juga turut menyampaikan pentingnya tema #RukunSamaTeman untuk mengingatkan anak-anak agar tidak terpaku pada gawai.
“Pagi ini Car Free Day dengan tema rukun sama teman, ini sebagai momentum yang sangat penting bagaimana kita mengingatkan kembali bahwa anak-anak kita harus diingatkan untuk selalu rukun dan punya waktu bersama teman. Tidak hanya asyik sendiri dengan gadgetnya masing-masing,” ujarnya.
