Janjikan Lowongan Fiktif di Transjakarta, Pria Ini Nyaris Diamuk Massa di Tebet
4 Desember 2025 11:34 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Janjikan Lowongan Fiktif di Transjakarta, Pria Ini Nyaris Diamuk Massa di Tebet
Rahmat nyaris menjadi sasaran amukan warga. Massa geram karena ia telah merugikan banyak orang melalui tawaran kerja fiktif di Transjakarta.kumparanNEWS

Seorang pria yang diduga pelaku penipuan lowongan kerja fiktif bernama Rahmat Prihatin, diamankan polisi di usai nyaris diamuk massa di Polsek Tebet.
Dari narasi video yang beredar di media sosial, suasana di sekitar Pos Polisi Tebet Timur mendadak memanas pada Rabu (3/12) sekitar pukul 20.05 WIB.
Rahmat nyaris menjadi sasaran amuk massa. Massa geram karena pria itu disebut telah merugikan banyak orang melalui sejumlah tawaran kerja fiktif.
Menurut informasi awal, pria tersebut diamankan tak jauh dari Stasiun Tebet. Ia diduga menjanjikan pekerjaan kepada sejumlah orang dengan meminta pembayaran jutaan rupiah. Situasi sempat tegang karena emosi warga tersulut sebelum akhirnya polisi datang meredakan keadaan.
Kabid Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Murodih mengatakan petugas Polsek Tebet bergerak mengamankan pria itu untuk mencegah aksi main hakim sendiri.
βTelah diserahkan 1 orang laki-laki yang diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan ,β ujar Murodih, Kamis (4/12).
βDiduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang terjadi sekitar 2 minggu yang lalu yang terjadi di daerah Kalibata, Jakarta Selatan,β tambahnya.
Rahmat kemudian diserahkan ke Polsek Tebet sekitar pukul 22.00 WIB (Rabu, 3/12).
Rahmat menjanjikan korban untuk diterima kerja sebagai sekuriti hingga pramugara bus Transjakarta dengan membayar antara Rp 2 juta hingga Rp 4 juta. Namun hingga kini para korban disebut tak kunjung bekerja.
Jumlah korban sementara yang tercatat sebanyak 18 orang dengan total kerugian sekitar Rp 40 juta.
Polisi kini masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan jumlah korban dan praktik penipuan lowongan kerja yang dilakukan pelaku.
